Jika Belajar di Sekolah Dimulai, Kantin Tidak Boleh Buka Dulu

Rapat terkait sektor pendidikan di tengah pandemi Covid-19. (DOK/Koran Kaltara)

MALINAU, Koran Kaltara – Sebelum kegiatan belajar di sekolah aktif, maka tenaga pengajar, pengawas dan orangtua siswa akan diberikan pelatihan terlebih dulu. Apalagi, para guru harus menyesuaikan kurikulum belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19. “Pelatihan ini sangat penting. Apalagi di dalam kegiatan belajar hanya diberlakukan selama 4 jam. Nah para guru, tenaga pengajar dan pengawasnya dilatih, sehingga stimulant ke depan tetap terjaga,” ungkap Sekretaris Daerah Dr. Ernes Silvanus kepada Koran Kaltara, Selasa (30/6/2020). Selain itu, kata dia, orangtua akan diberikan pemahaman bagaimana anak-anaknya saat turun sekolah wajib sarapan dari rumah. Dan, membawa bekal sebagai pengganti jajan di sekitar sekolah. “Ini akan kita ajukan ke Pak Bupati dulu. Jika disetujui, maka akan diterapkan. Siswa dianjurkan makan dari rumah, menggunakan masker dan membawa bekal dari rumah. Karena itu sesuai anjuran protokol kesehatan di sektor pendidikan,” jelasnya. Dia meminta setiap sekolah dapat melarang kantin sekolah untuk aktif dulu. “Kemungkinan kantin sekolah tidak diperkenankan dulu buka. Jadi kita larang dulu. Tujuannya, agar anak-anak kita ini tidak berkontak dengan siapapun,” ungkapnya. Menurut Ernes, pihaknya akan membentuk tim koordinator, untuk memonitoring dan mengevaluasi protokol kesehatan di masing-masing sekolah. “Nanti ada koordinatornya yang ditugaskan memonitoring dan melihat prosesnya. Nanti disimulasikan dulu. Para koordinator ini juga akan diawasi,” tuturnya Sebelum belajar di sekolah diaktifkan, kata dia, pihak sekolah harus melaksanakan rapat dulu dengan komite sekolah dan perwakilan orangtua siswa. “Dalam forum rapat inilah yang menyepakati apakah proses belajar mengajar dijalankan. Kalau orangtua merasa belum aman, nyaman dan khawatir, maka tidak bisa dipaksakan. Sebelum proses kegiatan belajar dilaksanakan, harus diedukasikan dulu, baik dari orangtua, pengajar, pengawas, komite sekolah. Supaya proses di sektor pendidikan tetap berjalan dengan sehat, aman dan produktif,” ungkapnya. Menurut Ernes, pihaknya akan melibatkan Satpol PP, Linmas dan Damkar. “Di dalam rapat tadi, kita sudah bahas keterlibatan Satpol PP untuk mengawasinya. Apalagi di Satpol PP ada Linmasnya,” ujarnya. (*) Reporter: Sollaimansyah Editor: Sobirin   Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:
  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

BERITA TERKAIT

Berita terkait tidak ditemukan!

TERPOPULER

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com