Headline

Jelang Nataru, Pemkab Nunukan Pastikan SOA Penumpang Aman

Kabag Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Muhtar.

NUNUKAN, Koran Kaltara – Tinggal sebulan lagi, kuota penerbangan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang habis. Namun begitu, Pemkab Nunukan memastikan pesawat ke Long Bawan, Krayan, tetap berjalan lancar.

“Kalau pun nanti habis pada saat Natal dan Tahun Baru, kita ada ektra flight. Tapi, kalau kita lihat aman saja tidak ada hambatan,” ujar Kabag Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Muhtar, kepada Koran Kaltara, Rabu (24/11/2021).

Dia menjelaskan, momentum perayaan Natal maupun Tahun Baru, selalu terjadi peningkatan mobilitas penerbangan. “Makanya kita upayakan langkah-langkah untuk antisipasi jika kuota habis. Karena setiap penerbangan, terpenuhi penumpangnya. Kalau pun ada kelebihan penerbangan, artinya banyak penumpang,” jelasnya.

Untuk membuat kesinambungan penerbangan SOA penumpang, Pemkab Nunukan meminta rekomendasi agar proses lelang untuk penerbangan SOA tahun 2022 dipercepat.  “Kalau tahun depan kan, kontrak baru lagi. Ya, minggu kedua Januari lah bisa on kembali. Makanya, kita minta dipercepat lelang pada Desember ini. Jadi, bersinambungan flight-nya,” harapnya.

Muhtar mengungkapkan, dalam seminggu ada 4 kali penerbangan SOA penumpang. Artinya, dalam sebulan ada 16 flight. Lalu, 12 bulan dalam satu tahun terdapat ada 192 penerbangan.  “Untuk nilai kontrak penerbangan SOA penumpang tidak jauh beda dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp6.864.000.000. Penyedia jasa dari maskapai penerbangan Susi Air,” bebernya.

Dia menegaskan, Pemkab Nunukan akan terus berupaya memberikan pelayanan penerbangan pulang – pergi bagi masyarakat ke wilayah pedalaman, Krayan. Setiap tahun, Pemkab Nunukan telah mengalokasikan dana APBD untuk penerbangan SOA penumpang.

“Untuk harganya itu, kan subsidi, ini harga Rp455 ribu. Sementara kalau harga tiket normal itu Rp1,6 juta. Jadi, dengan SOA ini, masyarakat menikmati subsidi murah dibanding harga normal. Artinya, ini upaya pemkab meringankan beban masyarakat bepergian ke pedalaman Krayan,” ungkapnya.(*)

Reporter: Asrin

Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment