Jamaah Haji Pulang, Kesehatannya akan Dipantau 21 Hari
TARAKAN, Koran Kaltara – Rombongan jamaah haji asal Tarakan telah kembali. Dari 68 orang, hanya 61 orang yang pulang ke Tarakan, sisanya singgah ke kerabat di Balikpapan, Samarinda dan Surabaya.
Seluruh jamaah haji mendapatkan pantauan kesehatan, untuk memastikan bebas dari penyakit menular.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tarakan, H. Muhammad Aslam mengatakan, semua jamaah haji asal Tarakan dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah semua prosesnya sudah selesai. Kesehatannya kita pantau terus, dan hanya batuk saja. Ada yang sakit tetapi itu hanya dua hari saja, setelah itu sehat kembali,” ungkapnya, Minggu (14/8/2022).
Dia juga memastikan seluruh jamaah haji Kaltara, termasuk Tarakan telah melalui uji swab Covid-19.
“Alhamdulillah, jamaah haji kita se-Kaltara sudah di-swab, seluruhnya negatif. Dari Dinas Kesehatan ada peninjauan selama 21 hari. Kalau ada yang sakit atau demam, harus melapor ke Puskesmas terdekat atau rumah sakit, untuk dipantau,” jelasnya.
Aslam menegaskan, bahwa semua jamaah haji yang pulang ke Tarakan telah diberi informasi terkait pantauan kesehatan selama 21 hari.
Sehingga tidak ada alasan untuk tidak patuh karena untuk kepentingan bersama.
“Mereka sudah diinfokan semua, boleh jalan-jalan tetapi kalau ada gejala sakit seperti demam tinggi, dan lain sebagainya, wajib lapor ke fasilitas kesehatan,” tegasnya. (*)
Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Nurul Lamunsari
BERITA TERKAIT
Berita terkait tidak ditemukan!
TERPOPULER