Tana Tidung

Jalur Darat ke Bebatu Mudahkan Akses Masyarakat

Jalur darat Tideng Pale ke Bebatu. (Foto: Hanifah)

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Jalan poros penghubung empat kecamatan, dari Kecamatan Sesayap, Muruk Rian dan Betayau yang merupakan kawasan darat tembus ke Desa Bebatu Supa, Kecamatan Sesayap Hilir kini memberikan kemudahan bagi masyarakat dari wilayah darat ke pesisir. Jalan tersebut sudah diagregat (pengerasan jalan).

Salah satu warga Desa Tideng Pale, Ramsyah mengakui, dari Desa Tideng Pale menuju ke Desa Bebatu Supa hanya membutuhkan satu jam perjalanan. Saat musim penghujan meski agak berlumpur tapi paling lama menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan saja.

Mudahnya tembus ke pesisir pantai ini membuat warga kini lebih banyak menggunakan jalur darat ketimbang jalur sungai.

“Kalau menyeberang lebih besar biayanya, sekali perjalanan ke Bebatu, biasanya bayar speed boat Rp100 ribu sekali perjalanan, jadi pulang pergi Rp200 ribu. Sampai di Bebatu harus minta jemput lagi dengan saudara, merepotkan dan banyak memakan biaya. Tapi lewat darat lebih murah dan gampang sekarang ini,” ungkap dia, Jumat (3/7/2020).

Sebelumnya, jalur darat belum dibuka pemerintah dan karena kebutuhan mendesak maka jalur tersebut dibuka oleh warga pesisir secara swadaya. Alhasil jalan hanya berupa jalan setapak dan sekitarnya masih berupa tanah rawa.

Setiap hujan atau musim penghujan dipastikan warga harus menunggu sampai jalan benar-benar kering dan dapat dilewati kembali.

“Sebelumnya, keluarga yang di Bebatu selalu mengeluh tidak bisa berurusan ke Tideng Pale kalau hanya punya uang pas-pasan. Menyeberang butuh uang besar dan lewat darat yang dibuka warga sekitar pun belum maksimal, tapi sekarang ini jalannya sudah mulus dan bagus,” tambah dia. (*)

Reporter: Hanifah
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah