Headline

Inspeksi Keselamatan Belum Temukan Pelanggaran

Kegiatan ramp check yang dilakukan KSOP Tarakan. (Foto : Istimewa)
  • KSOP hanya mendapati Masa Berlaku Sertifikasi Keselamatan Hampir Habis

TARAKAN, Koran Kaltara  – Untuk memastikan angkutan antarkabupaten dan kota di Kaltara layak angkut penumpang menjelang Idulfitri nanti, Kantor Kesyahbandara dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check di sejumlah kapal.

Pelaksanaan ramp check sudah ditentukan oleh pemerintah sebelumnya, dilakukan menjelang adanya kegiatan perpindahan manusia cukup tinggi, seperti yang terjadi menjelang Idulfitri, Natal dan Tahun Baru.

Kepala KSOP Tarakan, Capt M. Hermawan menuturkan, inspeksi keselamatan kepada sejumlah moda transportasi laut yang dilakukannya pekan lalu, dalam keadaan baik. Pemeriksaan dilakukan untuk speedboat yang ada di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

“Kami memastikan moda transportasi laut yang akan digunakan menjelang Idulfitri, dalam keadaan baik dan layak untuk berlayar,” ujarnya, Senin (3/5/2021).

Ia menambahkan, semua moda transportasi laut yang sudah diperiksa, dalam kondisi baik. Hanya ada beberapa kekurangan yang bersifat minor, namun sudah bisa diselesaikan pihak pemilik kapal untuk melengkapi.

“Jadi, kami pastikan moda transportasi laut yang mendapatkan pengecualian berlayar pada tanggal 6 Mei nanti dalam kondisi baik dan layak laut,” imbuhnya.

Di lapangan, ia menemukan ada beberapa kapal yang sertifikat keselamatan berlayar masa berlakunya hampir habis. Sehingga, ia meminta dari pemilik kapal untuk segera mengajukan perpanjangan, agar kapal yang digunakan dalam kondisi baik saat digunakan mengangkut penumpang.

Diakuinya, meski kondisi moda transportasi laut dari hasil ramp check sudah dianggap baik dan laik laut, untuk sertifikat moda transportasi laut juga harus masih berlaku.

“Terutama speedboat reguler. Kami minta pemilik kapal atau agen untuk memperpanjangnya, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Jadi, dari dokumen kapal dan sarana di dalam kapal sudah memenuhi syarat untuk berlayar,” tegasnya.

Selain itu, ada juga peningkatan kesadaran dari pihak kapal untuk melengkapi alat keselamatan di dalam kapal, maupun memperbaharui life jacket yang sudah tidak bisa atau tidak layak digunakan lagi.

Dalam ramp check yang dilakukan pihaknya ini, ia belum mendapatkan informasi apakah ada yang diamankan atau tidak. Berbeda di tahun-tahun sebelumnya untuk alat keselamatan yang biasanya banyak diamankan, semuanya disita dan diminta untuk segera diganti sebelum kapal digunakan untuk berlayar kembali.

“Kalau dari ramp check yang dilakukan belum lama ini, laporan yang kami terima sejauh ini hanya sertifikat saja yang mau habis, sementara untuk alat keselamatan yang tidak layak, seperti life jacket dan lainnya hingga kini belum menerima laporannya, apakah ada yang diamankan atau tidak,” tandasnya.

Ia juga meminta meski transportasi laut di antar kabupaten kota di Kaltara tetap beroperasi, masyarakat yang bepergian harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Diterangkannya, ada pengecualian moda transportasi laut di Kaltara yang melayani pelayaran antara kabupaten dan kota yang ada di Kaltara, sesuai dengan Permenhub Nomor 13 Tahun 2021.

“Kami harapkan masyarakat untuk tidak bepergian dulu bila memang tidak urgen, bila pun terpaksa bepergian, prokes tetap harus diterapkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah