Nunukan

Insentif Khusus Tenaga Kesehatan Masih Belum Jelas

Aris Suyono

NUNUKAN, Koran Kaltara – Hingga saat ini, usulan insentif khusus bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Nunukan masih belum ada kejelasan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono mengaku belum mengetahui pasti tindaklanjut insentif khusus untuk tenaga kesehatan yang dikirim ke Pusat Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan di Jakarta, sejak tiga bulan lalu.

“Belum ada kabar dari pusat. Kita juga masih menunggu tindaklanjutnya. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama ini sudah ada informasinya. Kita tunggu saja lah,” terangnya kepada Koran Kaltara, Senin (29/6/2020).

Menurut dia, usulan insentif ini sudah diusulkan sesuai ketentuan Keputusan Kemenkes RI Nomor HK. 0107/Menkes/278/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan.

“Dinkes Kabupaten Nunukan hanya berperan melaksanakan verifikasi usulan dari fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun Puskesmas. Setelah diusulkan ke Dinkes, baru dilakukan verifikasi dan dikirim ke PPSDM Kesehatan di Jakarta,” jelas dia.

Dia menyampaikan, total insentif yang diusulkan melalui BOK tambahan pada Maret lalu, sebesar Rp1.262.500.000. Dan, bulan April, diusulkan sebesar Rp1.599.500.000.

“Jadi, insentif yang kita usulkan ke Kementerian Kesehatan adalah tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan pasien Covid-19 di Nunukan,” tambahnya.

Selanjutnya, kata dia, tenaga kesehatan yang sudah diverifikasi dan diusulkan, pada Maret ada sebanyak 237 orang di puskesmas. Tenaga Kesehatan di RSUD Nunukan sebanyak 37 orang dan Dinkes Nunukan 6 orang.

“Di Dinas Kesehatan tidak semua diusulkan. Namun tenaga kesehatan yang tracing kontak erat saja. Jadi, total pada Maret lalu, sebanyak 287 tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Kemudian, kata dia, pada April 2020, tenaga kesehatan Puskesmas diusulkan sebanyak 275 orang, tenaga kesehatan RSUD Nunukan sebanyak 69 orang dan Dinas Kesehatan Nunukan 6 orang. Totalnya sebanyak 350 tenaga kesehatan. (*)

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah