Hukum Kriminal

Identitas Pelaku Sudah di Kantong Polisi

Pemusnahan sabu yang ditemukan tim patroli di Jalan Mulawarman, 2 Oktober lalu. (Dok/Koran Kaltara)
  • Kasus Sabu Dibuang di Jalan Mulawarman

TARAKAN, Koran Kaltara – Sat Reskoba Polres Tarakan masih menyelidiki 120 bungkus sabu ukuran kecil yang ditemukan tim patroli, 2 Oktober lalu di Jalan Mulawarman. Penyelidikan dilakukan dengan menelusuri jejak pelaku, melalui ciri-ciri yang diberikan tim patroli saat melihat pelaku membuang dompet berisi sabu.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskoba Ipda Dien F Romadhoni menuturkan, 120 bungkus sabu seberat 20 gram ini sudah dimusnahkan pada Kamis (7/10/2021) pekan lalu.

“Kami akan mengejar siapa pemilik barang (sabu) tersebut,” ujarnya, Minggu (10/10/2021).

Pihaknya juga sudah mengerahkan anggotanya untuk melakukan pencarian pemilik sabu. Identitas dan ciri-ciri si pemilik sabu juga sudah diketahui polisi, tinggal dilakukan penangkapan dalam waktu dekat.

Ciri-ciri yang sudah dikantongi ini, diketahui dari anggota tim patroli yang sempat melihat pelaku saat membuang dompet kecil berisi sabu.

“Ada beberapa kendala memang, waktu kami lakukan pengungkapan. Masih ada masyarakat yang kurang kooperatif meski sudah mengetahui adanya peredaran narkotika,” imbuhnya.

Ia meminta agar masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkotika, di wilayah tempat tinggalnya atau di daerah lain untuk segera melaporkan ke polisi.

Pihaknya dalam waktu dekat akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar bisa bekerjasama membasmi peredaran narkotika. Ia juga mengatakan, dalam hal pengungkapan selalu meminta kerja sama dari masyarakat, terlebih lagi saat ini jumlah personelnya terbatas.

“Sama seperti sabu yang ditemukan tim patroli itu, masih kami kembangkan lagi. Perlu kerjasama dari masyarakat memang. Tapi, pastinya seminggu terakhir kami sudah ada pengungkapan tiga laporan polisi,” tandasnya.

Dengan pengungkapan yang rutin, ia pastikan bisa menekan laju peredaran narkotika di Tarakan. “Mudahan masyarakat bisa bekerjasama lah dengan kami, supaya peredaran narkotika tidak semakin luas,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 31 gram sabu terbagi 121 bungkus dalam kemasan siap edar dimusnahkan Sat Reskoba Polres Tarakan, pekan lalu. Sabu tersebut merupakan barang temuan, penyerahan dari unit patroli Satuan Samapta Polres Tarakan.

Sabu ditemukan 2 Oktober, saat personel Polres Tarakan melakukan patroli bersama satu peleton satuan lain menggunakan truk di Jalan Mulawarman. Awalnya, tim melihat dompet yang dibuang seorang tidak dikenal di jalan. Kemudian, dompet ini diamankan dan setelah dibuka, isinya diduga sabu. Setelah dipastikan serbuk putih tersebut sabu, dari hasil uji laboratorium, kemudian dijadikan barang temuan dan turut dimusnahkan.

Diduga, pelaku pemilik sabu kaget saat tim melintas untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19.

Saat melihat tim patrol, pelaku melarikan diri dan tidak sadar dompetnya jatuh. Isi dalam dompet itu 121 bungkus sabu ukuran kecil-kecil. Terdapat kode dalam kemasannya. Ada angka 1 sampai 5 yang diduga merupakan harga dari sabu tersebut. kode 1 berarti Rp100 ribu dan kode 5, berarti Rp500 ribu. (*)

Reporter: Sahida

Editor: Hariadi

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment