Advertorial Politik

Ibrahim Ali Pimpin DPW PAN Kaltara

Pengurus DPW PAN Kaltara foto bersama pengurus DPP PAN usai Muswil II di Tarakan. (foto: Sofyan/KoranKaltara)

TARAKAN – Berdasarkan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) ke II Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Utara, Ibrahim Ali ditetapkan sebagai Ketua DPW PAN Kaltara periode 2020-2025.

“Semua teman-teman menyepakati saya menjadi ketua DPW PAN terpilih. Ke depan tugas kita adalah bagaimana mengonsolidasikan kembali untuk merebut kemenangan PAN di Kaltara. Seperti di Tarakan, PAN pernah jaya dan di 2024 kita targetkan kembali mendapat 4 kursi dan minimal 3 kursi di Kaltara. Kalau saat ini hanya 2 kursi,” terang Ketua DPW PAN Kaltara terpilih, Ibrahim Ali, Jumat (7/8).

Selain itu, Ibrahim Ali bersama pengurus akan fokus untuk pemenangan pilkada di beberpa daerah, salah satunya Kabupaten Tana Tidung. Kepada pengurus yang telah mengundurkan diri, dia tetap berkomitmen mengajak untuk kembali membesarkan PAN.

“PAN dengan gerbong baru, ibaratnya mati satu tumbuh seribu. Selama masih ada matahari, harapan selalu ada. Kita juga sudah melakukan silaturahmi dengan pengurus Muhammadiyah dan diberikan arahan serta petunjuk,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyusun struktur kepengurusan secara proposional, kemudian fokus pemenangan pilkada yang diusung PAN. Di Tana Tidung dirinya yang menjadi calon bupati.

Dalam acara Muswil tersebut, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang memberikan arahan melalui virtual, mengatakan, bahwa kongres di Kendari telah usai sehingga tidak ada lagi kubu-kubuan. Oleh karena itu, kader diharapkan kembali membangun PAN.

“Mari buat PAN lebih solid lagi, menjadikan partai yang memiliki kursi yang paling banyak. Oleh karena itu kader, baik yang dilegislatif maupun tidak, harus lebih peka terhadap masalah masyarakat untuk diselesaikan bersama,” ucapnya.

Ketua Steering Committee Muswil II PAN Kaltara, Makbul menambahkan, bahwa kegiatan ini sudah sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (ADART) yang sudah ditetapkan dalam kongres di Kendari. Dengan adanya pandemi Covid-19 maka Muswil di beberapa daerah dilakukan secara virtual, sehingga hanya dihadiri oleh beberapa pengurus.

“Awalnya yang mendaftar ada tujuh orang, setelah melalui proses seleksi, tinggal empat orang calon ditambah satu dari DPP sehingga tim formatur ada 5. Di antaranya, Ibrahim Ali, Rahman Pandeka, Khaeruddin Arief Hidayat, Makbul, dan perwakilan dari DPP. Akhirnya kita musyawarah mufakat memutuskan Ibrahim Ali sebagai ketua,” imbuhnya.

Untuk proses pelantikan akan dilakukan di DPP paling lama tujuh hari sejak ditetapkan sebagai ketua. Sedangkan untuk sekretaris dan bendahara akan dilakukan rapat koordinasi lebih lanjut. (adv/yan)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah