Headline

Harga Pangan Pokok Mengalami Penurunan

Aktivitas Pasar – Tampak suasana di Pasar Induk Tanjung Selor kemarin siang. (Foto : Agung/Koran Kaltara)
  • Nilai Jual Masih di Atas Harga Eceran Tertinggi

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara, mendapati penurunan rerata harga pada sebagian besar komoditi pangan pokok strategis  jelang Hari Raya Idul Fitri 1441H/2020M.

Kepala DPKP Kaltara, Wahyuni Nuzband menyampaikan, terdapat enam komoditi pangan pokok yang mengalami penurunan rerata harga. Yakni bawang merah dari Rp58.800 per kg menjadi Rp56.200 per kg, cabai merah keriting dari Rp53.000 per kg menjadi Rp51.400 per kg, cabai rawit merah dari Rp73.000 per kg menjadi Rp71.000 per kg, daging sapi murni dari Rp145.000 per kg menjadi Rp143.750 per kg, gula pasir dari Rp18.500 per kg menjadi Rp18.000 per kg dan tepung terigu dari Rp9.000 per kg menjadi Rp8.750 per kg.

“Berdasarkan pantauan enumerator panel harga pangan atau dari petugas yang mengambil data responden setiap harinya, harga rata- rata enam komoditi pangan pokok di Provinsi Kalimantan Utara pada 20 Mei 2020 mengalami penurunan,” kata Wahyuni saat diwawancarai Koran Kaltara, Kamis (21/5/2020).

Kendati mengalami penurunan, dia tidak menampik jika harga sebagian rerata komoditi belum sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP). Yakni seperti bawang merah yang HET/HAP-nya Rp32.000 per kg dan gula pasir sebesar Rp12.500 per kg. “Ada sebagian komoditi yang memang masih tinggi harganya. Tapi semoga perlahan bisa menurun sesuai trennya tanggal 20 kemarin,” ujar Wahyuni.

Sementara itu, kenaikan harga terjadi pada komoditi bawang putih bonggol. Yakni dari Rp44.000 per kg menjadi Rp45.000 per kg. Kemudian telur ayam ras yang juga naik tipis dari Rp28.500 per kg menjadi Rp28.800 per kg.

“Ada dua komoditi yang mengalami kenaikan. Sedangkan delapan komoditi yang lain tercatat stabil. Seperti beras termurah, beras medium, beras premium, jagung pipilan kering, kedelai pipilan kering, bawang putih kating dan minyak goreng,” jelasnya.

Adapun, mengacu neraca ketersediaan dan kebutuhan 11 bahan pangan pokok mingguan di Kaltara, diketahui ketersediaan komoditi jagung, daging sapi, dan minyak goreng cukup hingga dua minggu ke depan dalam memenuhi permintaan masyarakat.

“Sedangkan komoditi lainnya seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, daging ayam dan gula pasir, ketahanan stok mencukupi untuk satu minggu ke depan. Tapi secara umum ketersediaan pangan bisa terpenuhi secara berkelanjutan. Karena siklus perdagangan masih bisa berjalan dengan lancar. Terutama dari daerah lain yang juga berperan sebagai distributor,” ulas Wahyuni.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendadak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah