Ekonomi Bisnis

Harga Daging Ayam Naik, Cabai Rawit Masih Tinggi

Untung Prayitno

TARAKAN, Koran Kaltara – Antisipasi kenaikan harga sejumlah kebutuhan bahan makanan pokok menjelang Ramadan 1442 Hijriah, Pemerintah Kota Tarakan terus melakukan pemantauan harga di lapangan.

“Pantauan di lapangan setiap hari dilakukan untuk monitoring harga. Sementara harga sembako stabil,” ujar Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMKM Tarakan, Untung Prayitno, Selasa (30/3/2021).

Dia mengatakan, dari pantauan di lapangan harga daging ayam mengalami kenaikan dari Rp38 ribu – Rp40 ribu saat ini naik menjadi Rp42 ribu per kg.

“Selain daging ayam, harga cabe rawit juga masih tinggi, yakni Rp100 ribu per kilogram, bahkan sempat naik sampai Rp135 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Karena daging ayam dan cabai rawit ini masih ada hubungan dengan Dinas Pangan dan Peternakan, Dinas Perdagangan akan melakukan koordinasi terkait dengan stok.

“Kita koordinasikan dulu stoknya seperti apa, kalau kurang nanti distributor bisa mendatangkan dari luar, termasuk cabai rawit kita tanya stok lokal dulu mencukupi atau tidak,” katanya.

Dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan rapat koordinasi dengan pihak distributor di Kota Tarakan dalam rangka pendataan stok sembako di Kota Tarakan menjelang bulan Ramadan.

“Minggu ini kita rapat dengan distributor, untuk mengetahui stok sembako, dalam rangka antisipasi kenaikan harga sembako saat bulan Ramadan,” imbuhnya.

Jika stok sembako di Tarakan kurang, maka distributor diminta segera mendatangkan barang dari luar daerah. (*)

Reporter: Ariyanto

Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah