Bulungan

Harga Cabai Masih Relatif Tinggi

Disperindagkop Bulungan saat menggelar pasar murah, Rabu (7/4). (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)
  • Gelar Pasar Murah untuk Tekan Kenaikan Harga

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Harga bahan pokok di pasaran masih menjadi perhatian, jelang bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Salah satunya harga cabai yang masih relatif tinggi. Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Bulungan, Hj. Murtina mengungkapkan, hasil pengawasan di pasaran, untuk komoditas cabai mengalami kenaikan. Dari sebelumnya sekitar Rp 110.000-Rp120.000, kini mencapai Rp130 ribu per kilogram (Kg). Sedangkan komoditas daging ayam tidak mengalami kenaikan alias stabil.

“Alhamdulillah untuk daging ayam tidak ada kenaikan. Harga masih di kisaran Rp35 ribu per kg sampai Rp37 ribu per kg,” ujarnya.

Sementara itu, sebagai antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Pemkab melalui Disperindagkop dan UMKM Bulungan kembali menggelar operasi pasar murah. Rabu (7/4/2021), kegiatan dilangsungkan di halaman Kantor Disperindagkop Bulungan di Jl Kolonel Soetadji Tanjung Selor.

Kegiatan pasar murah sendiri, selain menjelang Ramadan kali ini, nantinya kegiatan serupa akan digelar menjelang idul fitri 1442 hijriah.

Setelah Tanjung Palas Utara sehari sebelumnya, kemudian kemarin di Tanjung Selor, rencananya pasar murah juga akan digelar di Tanjung Palas Timur, sebelum Ramadan nantinya.

“Hari ini operasi pasar murah kita laksanakan di sini (Tanjung Selor). Rencananya, setelah di Tanjung Selor, pasar murah akan kembali digelar di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Sebelum lebaran kita agendakan di Tanjung Palas Timur,” ungkapnya. .

Pada operasi pasar kali ini ada beberapa komoditas yang dijual dengan harga relatif rendah. Seperti, minyak goreng, telur, bawang merah dan bawang putih. Disinggung stok bahan pangan pokok yang disediakan, ia tak menyebutkan detail namun pastinya masih ada banyak.

Hingga kali kedua ini ia tak menampik ratusan kilogram gula dan bawang sudah ludes terjual. “Untuk bawang putih pembelian kita batasi, karena stok bawang terbatas. Meskipun secara umum pasti ada banyak stok yang disiapkan untuk masyarakat,” sebutnya.

Di samping itu, Murtina juga memastikan, pengawasan harga dan stok menjelang Ramadan. “Operasi pasar murah ini juga menjadi salah satu cara untuk menekan harga di pasaran,” katanya. .

Sementara itu, salah satu warga Tanjung Selor, Lala mengatakan, cukup terbantu adanya pasar murah ini. Khususnya untuk harga bawang yang menurutnya cukup murah dari harga pasaran. Begitupun harga susu kaleng dan juga sirup botolannya.

“Lumayanlah lebih murah di sini (pasar murah), telur juga ini hanya Rp45000 per piring biasanya berkisar Rp55ribu lebih harganya. Sering-sering saja adakan begini biar bantu masyarakat,” ungkapnya. (*)

Reporter: Nurjannah
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah