Advertorial

Gugus Tugas Layani Rekomendasi Perjalanan Moda Transportasi Udara

ANTREAN warga mengurus surat rekomendasi menggunakan moda transportasi udara di ruang Lubung Balaikota Tarakan. (foto: Sofyan/Koran Kaltara)
  • Tangani Covid-19 Pemkot Kerja Ekstra

TARAKAN – Bagi masyarakat Tarakan yang akan melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi udara harus melengkapi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020.

Dalam 2 hari terakhir, Gugus Tugas Kota Tarakan telah melayani pembuatan surat rekomendasi yang dipusatkan di ruang Lubung Balaikota Tarakan.

Pembuatan clearance atau izin oleh Gugus Tugas dilakukan karena telah terjadi selisih paham antara calon penumpang dengan pihak bandara maupun maskapai penerbangan sehingga wali kota Tarakan, Khairul sebagai ketua Gugus Tugas berinisiatif mengambil alih kebijakan dan telah mendapat persetujuan semua pihak.

“Makanya kemarin kita ambil alih tanggung jawab ini. Semua orang yang mau berangkat harus dilihat semua persyaratanya, setelah lengkap dikasih clearance dan melakukan rapid tes (RDT) dan hasil RDT ini berlaku selama 3 hari, kalau tidak terbang selama 3 hari maka akan rugi belum lagi tiket hangus. Oleh karena itu, setelah mendapatkan semua persyaratan administrasi dapat langsung digunakan untuk berangkat menggunakan moda transportasi udara,” bebernya.

Sesampainya di bandara syarat administrasi tersebut akan dilakukan peninjauan ulang, setelah lengkap baru diperbolehkan beli tiket dan masuk ke terminal keberangkatan. Selain itu, bagi yang berangkat ke Jakarta wajib mengisi surat pernyataan, karena di DKI memiliki kebijakan yang berbeda.

Di Jakarta harus dilakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction), kalau tidak akan dilakukan karantina mandiri di hotel dengan semua biaya ditanggung oleh yang bersangkutan. Tetapi sebelum berangkat diberi penjelasan mengenai hal ini, jika masih ingin berangkat harus membuat surat pernyatan bahwa jika terjadi apa-apa selama di DKI bukan menjadi tanggung Gugus Tugas Tarakan maupun maskapai penerbangan.

“Memang kita kerja ekstra, tetapi ini juga sebagai salah satu upaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau tidak memenuhi syarat tidak akan mendapat rekomendasi, sampai di bandara pun juga tidak akan terlayani sehingga tidak bisa terbang juga. Tadinya ini dilakukan pihak bandara dan maskapai tetapi sempat ada ribut-ribut, karena ada yang tidak bisa berangkat padahal sudah beli tiket, tetapi tidak memiliki surat rekomendasi dan syarat administrasi lainnya,” papar Khairul. (adv/yan)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah