Headline

GIP Akan Picu Loncatan Ekonomi Kaltara

Penjelasan Jokowi rencana pembangunan GIP di Kaltara dalam virtual saat acara Pertemuan Tahunan BI. (Foto: Sofyan)

TARAKAN, Koran Kaltara – Ditetapkanya Kalimantan Utara sebagai lokasi pembangunan kawasan industri hijau atau Green Industrial Park (GIP) terbesar di dunia, akan memicu loncatan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP, saat memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di ruang serbaguna Kantor Perwakilan Bank Iindonesia (KPwBI) Kaltara, Rabu (24/11/2021).

“Di usia 9 tahun Kaltara, presiden Indonesia Pak Joko Widodo menyampaikan kebijakan pemerintah akan membangun green industrial park terbesar di dunia di Kaltara. Pada kesempatan baik ini, saya sampaikan bahwa dengan terbitnya keputusan pemerintah pusat, sudah ada tiga investor yang akan mengelola kawasan ini nantinya,” ujar Yansen.

Dengan kebijakan pembangunan ini, lanjut Wagyb, Kaltara harus optimis bahwa akan terjadi perkembangan yang cukup signifikan di daerah. Sehingga semua pihak harus optimis dalam menyambut proses pembangunan GIP yang tidak lama lagi akan dilakukan ground breaking oleh Jokowi.

“Selain optimisme, juga harus dibarengi dengan kebersamaan semua sisi, baik perbankan, pelaku ekonomi, dan rakyat untuk menciptakan kreativitas di sektor masing-masing. GIP terbesar di dunia, merupakan lompatan ekonomi kita yang akan lebih baik. Tentu ini hal yang luar biasa. Indikator ekonomi mikro dan makro kita juga akan pasti luar biasa,” paparnya.

Jika di Kaltara sudah ada GIP, dalam dua tahun ke depan akan berubah total. “Saya punya keyakinan, karena tidak ada yang tidak mungkin terjadi jika kita optimis,” ajaknya meyakinkan.

Di kawasan GIP ini nantinya, satu investor bisa menyerap tenaga kerja hingga 100 ribu orang. Jika ada 3 investor, maka aka nada 300 ribu tenaga kerja yang bakal terserap di dunia kerja. “Bayangkan lompatan ekonomi yang akan terjadi. Tetapi semua akan sangat tergantung kepada optimisme kita, sinergitas kita, dan kebersamaan kita,” tegasnya.

Yansen menyatakan bahwa tidak banyak daerah yang mendapatkan kesempatan seperti ini. Peluang ini jangan disia-siakan. Karena jika tidak optimis dalam menyambut kebijakan, pembangunan ini bisa terpuruk. “Makanya kita harus optimis. Kita harus menyamakan keberagaman supaya investor bisa datang dengan baik. Kita harus sadar bahwa kita harus bisa bekerja sama,” kata Yansen melanjutkan. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa

Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment