Politik

Generasi Milenial Perlu Mendapat Edukasi Politik

Ketua Tidar Provinsi Kalimantan Utara terpilih, Rini Tika Novianti

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Tunas Indonesia Raya (Tidar) adalah organisasi yang menjadi salah satu sayap dari Partai Gerindra. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) Tidar tahun 2021, Rini Tika Novianti dipercaya untuk menjadi Ketua Tidar Provinsi Kalimantan Utara.

Saat ini, Rini terdaftar sebagai salah satu legislator periode 2019 – 2024 di daerah berusia 14 tahun tersebut.

Rini mengatakan, Tidar sebagai sayap partai tentu memiliki tujuan menyukseskan raupan suara Gerindra pada setiap pemilihan umum, khususnya dari kalangan generasi milenial.

“Sebagai sayap partai, kita memang akan memperkuat Gerindra di Kaltara. Kita mau Gerindra lebih besar lagi. Terdekat di (Pemilu) 2024,” ujarnya, Kamis (30/9/2021).

Secara umum, gerakan awal Tidar dimulai dengan memberi edukasi politik kepada generasi milenial.

Ini penting agar mereka memahami peran dan fungsi politik dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Segala keputusan mulai pembangunan, perekonomian dan lainnya itu tergantung dari politik. Ini perlu dipahami generasi milenial sampai yang ada di pelosok-pelosok,” paparnya.

Tidar berupaya agar generasi milenial bisa menjadi pemilih cerdas dalam pesta demokrasi. Dimana mereka mampu menentukan pilihan berdasarkan kapasitas calon kepala daerah dan legislator yang ada.

“Anak-anak yang baru lulus sekolah (SMA sederajat) adalah pemilih pemula, itu memang harus diedukasi. Bagaimana caranya memilih, maaf bukan hanya karena money politic atau ikut ikutan. Perspektif mereka harus bisa berdasarkan kapasitas calon yang ada,” jelas Rini yang sudah dua periode menduduki kursi legislator tersebut.

Saat ini banyak generasi milenial yang belum memahami peran dan fungsi politik secara utuh. Sehingga, perlu ada pihak yang memberikan edukasi ke mereka. Tidar siap memberikan kontribusi di sana.

“Saya kira masih banyak yang belum tahu banget soal politik, terutama pemilih milenial baru tadi. Beda jika umur 20 dan 30, mereka kan sudah melihat dan rata-rata punya pengalaman di (pemilu) 2019,” bebernya.

Sementara itu, Tidar dalam jangka waktu panjang memiliki tugas besar di internal partai, yakni perihal regenerasi partai ke depan.

“Nggak mungkin kan yang tua yang terus duduk, pasti ke depan ada milenial yang muncul. Ini peran penting dan tugas Tidar untuk masa depan partai,” ungkapnya yang masuk dunia politik sejak usia 22 tahun ini.

Kader Tidar nantinya akan diajarkan marwah berpolitik dari Partai Gerindra. Kemudian setiap kader akan diasah jiwa sosialnya sedini mungkin.

“Jadi ketika kader mau maju, mereka benar-benar sudah siap, sudah matang. Karena punya basic yang dilatih sedini mungkin,” kata Rini.

Dalam kepemimpinannya, Tidar Kaltara juga akan lebih dekat ke masyarakat. Mulai dari menampung dan meneruskan aspirasi dan kebutuhan mereka, termasuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial.

“Tidar sebelumnya sudah melakukan itu. Pastinya sekarang akan dilanjutkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Didik

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment