Politik

Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Partai Keadilan Sejahtera Sambangi MUI Kaltara

Ketua DPW PKS Kaltara Muh. Nasir (kanan) menyerahkan cinderamata ke MUI Kaltara. (Ist)

TARAKAN, Koran Kaltara –  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kalimantan Utara (Kaltara) melanjutkan silahturahmi kebangsaan dengan mengunjungi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kaltara. Dalam silahturahmi itu, Ketua DPW PKS Kaltara, Muhammad Nasir didampingi jajaran pengurus Muh. Khoiruddin Sekretaris Umum, M. Rusdi Bendahara Umum, Agus Winarno Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW), Ketua Bidang Kaderisasi Asep Mahmuddin dan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Mainirlawati.

Ketua MUI Kaltara beserta jajaran menyambut rombongan DPW PKS Kaltara di kantor MUI  Tarakan, Sabtu (12/6/2021) lalu.

Nasir menjelaskan, untuk membangun Kaltara dibutuhkan sinergi yang baik dengan instansi dan lembaga masyarakat. Sehingga, momentum silahturahmi kebangsaan ini bukan hanya sekadar merajut silahturahmi, namun juga menjadi bagian bagi PKS dapat memperjuangkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat secara langsung ataupun tidak langsung.

“Untuk membangun Kaltara, membangun umat, perlu sinergitas. Perlu kebersamaan, bagaimana kita bisa berjuang bersama-sama untuk masyarakat Kaltara sehingga PKS dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terlebih lagi dari MUI Kaltara,” ujar Nasir, Senin (14/6/2021).

Kedatangan PKS ke MUI Kaltara selain untuk memperkenalkan kepengurusan baru PKS Kaltara periode 2020 – 2025,  juga mengenalkan lambang baru PKS. Kemudian meminta doa, nasihat dan bimbingan dari para ulama.

“Karena MUI adalah lembaga independen, tempat berkumpulnya para ulama yang memiliki peran untuk membimbing umat,” kata Nasir.

Sementara itu terkait kondisi MUI Kaltara sendiri, Ketua MUI Kaltara, K. H. Zainuddin Dalila mengungkapkan, MUI Kaltara belum memiliki fasilitas yang cukup untuk mendukung program MUI.

Selain itu, MUI Kaltara juga menyinggung mengenai aturan penjualan makanan berbahan halal dan haram belum ada regulasi yang jelas.

Atas hal itu, dia berharap agar PKS membuka pintu komunikasi yang mudah untuk menyampaikan ide dan gagasan demi kebaikan Kaltara.

Menanggapi harapan MUI Kaltara, anggota DPRD Provinsi Kaltara, Syamsuddin Arfah, mengatakan, bahwa pihaknya siap membuka komunikasi yang sifatnya politik keumatan dan siap membantu untuk memudahkan urusan terkait masalah di masyarakat.

“Mudah-mudahan kita bisa menyamakan persepsi. PKS juga melibatkan anggota DSW, Agus Winarno. Jadi perwakilan dari PKS tidak hanya dari dewan sebagai advokasi. Dan jika tidak bisa diselesaikan lewat provinsi, PKS akan bantu lewat tingkat yang lebih tinggi, yakni DPR RI,” tegas Syamsuddin. (adv)

Reporter: Sabri
Editor: Didik