Malinau

Gedung Laboratorium PCR RSUD Malinau Masih Proses

RSUD Malinau. (foto: Dok. korankaltara)

MALINAU, Koran Kaltara – Pembangunan gedung laboratorium PCR (Polymerase Chainsmokers Reaction) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malinau masih proses.

Pemkab Malinau bersama manajemen RSUD Malinau dan pihak ketiga sedang membahas desain fisik laboratorium Kamis (15/7/2021). Dalam rapat yang berlangsung virtual tersebut, Sekretaris Daerah Malinau Dr. Ernes Silvanus meminta pihak ketiga dan RSUD Malinau dapat memacu progres pembangunannya.

“Saya harapkan proses pembangunan laboratorium PCR harus dipacu. Semoga pekan depan sudah mulai berproses pembangunannya,” ucap Ernes, Kamis (15/7/2021).

Dia juga meminta teknis pelaksanaan di lapangan dapat diawasi, sehingga dapat maksimal. Apalagi, posisi pembangunan berada di lingkup RSUD.

“Kami harapkan, pada saat membangun, pihak ketiga harus memperhatikan bagian-bagian agar tidak menganggu aktivitas di RSUD. Terutama pada pelayanan pasien-pasien lainnya,” jelasnya.

Karena itu, Ernes berpesan saat membangun harus dapat menyesuaikan. “Paling penting, jangan sampai banyak waktu hilang dalam proses membangun laboratorium ini. Jadi harus bisa menyiasati waktu,” tandas dia.

Selain itu, pihak ketiga sebelum membangun harus betul-betul melihat ketersediaan bahan material di Malinau.

“Terutama material khusus. Tolong dilihat dulu. Kalau memang tidak tersedia di Malinau, segera dipesan. Jangan saat sudah membangun, lalu material khusus tidak ada,  baru dipesan. Jadi harus dicek terlebih dahulu,” ungkapnya.

Apabila ada kendala di lapangan, dia meminta segera dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan, penyedia barang dan jasa maupun inspektorat.

“Kalau ada kendala di lapangan, cepat dikomunikasikan,” ucap dia.

Paling penting, kata dia, segala administrasi percepatan pembangunan laboratorium PCR harus tersedia dengan baik.

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin sarana prasarana laboratorium PCR segera terwujud,” ungkap dia.

Menurut dia, laboratorium PCR ini sangat dibutuhkan karena pemeriksaan rapid test antigen di Malinau masih terus dilakukan.

“Memang, alat PCR harus segera dioperasikan secepatnya,” jelasnya. (*)

Reporter: Sollaimansyah
Editor: Sobirin

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment