Headline

Gaji Guru Honor Sudah Layak, Melebihi UMK

Wali Kota Tarakan, Khairul.

TARAKAN, Koran Kaltara – Gaji guru honorer tiga tahun lalu masih sangat memprihatinkan. Namun sekarang sudah dianggap layak karena melebihi dari Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan yang berada di kisaran Rp3,7 juta.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Tarakan, Khairul usai mengikuti upacara peringatan Hari Guru Nasional di halaman SMP Negeri 2 Tarakan, Kamis (25/11/2021). Menurutnya, guru menjadi faktor penentu di dalam pendidikan. Apalagi visi misi kepemimpinan saat ini menempatkan pendidikan sebagai program unggulan, dalam rangka mencapai dan mensejahterakan masyarakat melalui smart city.

“Salah satu indikator smart city adalah smart people. Saya sangat berharap bahwa dari generasi selanjutnya, ditentukan dari peran guru bagaimana mencetak kader bangsa. Mulai pendidikan pra sekolah atau tingkat Paud sampai dengan SD, SMP, dan SMA, Ujar Kahirul.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa gaji guru honorer awalnya berasal dari dana BOS (bantuan operasional sekolah) dengan besaran sangat terbatas. Tak jarang juga upah guru honorer berasal dari urunan orang tua murid.

“Dulu gaji guru honor hanya Rp500 ribu per bulan. Ada juga yang di kisaran Rp700 ribu, tergantung belas kasihan orang tua murid dan kecukupan anggaran. Itu sudah kita benahi sebagai upaya peningkatan kesejahteraan, kalau kita lihat sekarang sudah ada insentif kota Rp700 ribu, provinsi Rp500 ribu. Ada juga kalau mengajar 24 jam dalam seminggu dapat Rp480 ribu. Kalau dikali 4 bisa sampai Rp1,9 juta. Ditambah sertifikasi dapat lagi,” bebernya.

Dalam satu bulan, diungkapkan Wali Kota, guru honorer bisa mendapatkan Rp4 juta. “Sekarang lebih baik dibandingkan dengan gaji guru honorer tiga tahun lalu. Kita mulai perbaiki 2018. Mudah-mudahan sudah lebih baik dan memenuhi standar hidup meskipun belum betul-betul sejahtera tetapi sekarang sudah jauh lebih baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa

Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment