Politik

Gagal Pimpin Golkar, Effendy Legowo

Effendy Djuprianto

TARAKAN, Koran Kaltara – Keinginan Effendy Djuprianto menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat I Partai Golongan Karya (Golkar) Kalimantan Utara pupus, setelah lawan politik dalam Musyawarah Daerah (Musda) Syarwani secara aklamasi didapuk sebagai ketua terpilih.

Menyikapi hal ini, politisi partai Golkar yang juga Wakil Wali Kota Tarakan ini mengaku legowo.

“Alhamdulillah sudah ada Musda dan sudah menghasilkan satu figur yang akan membawa Golkar Kaltara ke depan lebih baik. Saya selaku kader mengucapkan selamat, apapun kualitas Musda harus kita hargai. Mudah-mudahan Musda yang akan datang bisa lebih berkualitas sesuai dengan amanat Munas maupun AD/ART maupun Juklak pelaksanaan,” terangnya, Kamis (4/3/2021).

Lebih lanjut dikatakan Effendy, sebagai kader, dirinya harus legowo dengan hasil Musda, selain itu dirinya juga harus mengamankan warga serta simpatisannya supaya tetap solid, agar tidak menjadi preseden kurang baik di mata ekternal partai.

Meskipun demikian, dalam penyusunan struktur, Ketua DPD I Golkar Kaltara diharapkan mampu menyusun seperti pelangi, sehingga mewakili berbagai kelompok maupun golongan. Apalagi Kaltara sudah menjadi miniatur Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

Meskipun tidak terakomodir sebagai Ketua DPD I Golkar Kaltara, Effendy mengaku siap menjalankan tugas, apapun posisinya.

“Secara kader, saya tidak masalah mau ditempatkan sebagai Ketua Harian atau perangkat Golkar terendah sekalipun. Saya diminta sebagai sekretaris, saya sudah bilang sebagai kader, jangankan diberi posisi, di tempat lain saya (juga) siap. Kami hargai, ini mungkin ada kepentingan yang lebih besar, makanya kami mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Disinggung mengenai kekalahannya dalam Musda, Effendy mengaku bahwa dirinya awalnya menjadi calon tunggal, namun karena sesuatu hal, dirinya tidak terdaftar sebagai calon, sehingga Syarwani terpilih secara aklamasi.

“Secara administrasi sebenarnya saya yang paling siap, dan sejak awal saya calon tunggal. Tetapi karena sesuatu hal yang terbungkus dengan kepentingan DPP (Dewan Pimpinan Pusat), maka saya sebagai kader menghormati itu. Dan saya sebagai kader harus mengamankan Musda tetap berjalan dengan kondusif,” ucapnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustofa
Editor: Haryadi

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah