Tarakan

Faktor Stress, Puluhan Tenaga Kesehatan Bergejala Setelah Vaksin

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)

TARAKAN, Koran Kaltara – Sebelum mendapatkan suntik vaksin, seluruh calon penerima diberikan penjelasan agar tidak tidak stres dan tetap tenang. Dalam pemberian vaksin tahap pertama, diprioritaskan tenaga kesehatan (nakes), karena berhubungan langsung dengan pasien terkofirmasi Covid-19.

Ketua Komisariat Daerah (Komda) KIPI Kaltara, Franky Sientoro menuturkan, faktor stres bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) mulai dari tingkat non serius hingga serius.

“Dari evaluasi kami, di tahap pertama vaksinasi ada lebih dari 50 KIPI yang tidak serius dan dua KIPI serius di Kaltara. Penyebabnya, karena faktor stres saat akan menerima vaksinasi,” kata dia, dihubungi Senin (22/2).

Faktor stres ini, kata Franky, mempengaruhi mental saat akan disuntikkan vaksin. Akibatnya, setelah divaksin akan timbul kejadian ikutan pasca imunisasi. Diakuinya, meski tenaga kesehatan biasa menyuntik orang, juga bisa mengalami stres ketika akan disuntik.

Bahkan, ada beberapa tenaga kesehatan yang ketakutan karena akan disuntik, memiliki ketakutan sendiri dengan suntikan.

“Padahal bisa dikatakan tenaga kesehatan itu setiap hari kerjaannya menyuntik orang. Tapi, memang ada juga tenaga kesehatan yang memiliki ketakutan untuk disuntik, seperti saya juga merasakan hal itu ketika akan disuntik vaksin,” ungkapnya.

Gejala KIPI non serius, kata Franky, rata-rata mengalami kondisi mengantuk, lapar, lemas dan letih. Namun, gejala ringan ini sifatnya tidak perlu dilakukan penanganan medis. Sedangkan untuk KIPI serius harus mendapatkan penanganan medis, tergantung keluhannya.

Untuk diketahui, sebelum ini ada dua KIPI serius yang ditemukan, yaitu tenaga kesehatan RSUD Tarakan dan tenaga kesehatan di RSAL Ilyas Tarakan. Namun, keduanya sudah dalam kondisi normal.

“Kalau tenaga kesehatan dari RSAL Ilyas Tarakan sudah terlebih dahulu dipulangkan, sementara untuk tenaga kesehatan RSUD Tarakan sudah dipulangkan juga beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Seluruh hasil temuan KIPI di Kaltara ini, nantinya akan disampaikan ke tingkat pusat sebagai bahan evaluasi. Dalam waktu dekat, pemberian vaksin selanjutnya akan menyasar TNI, Polri, pelayanan sosial, guru, tokoh agama dan lansia umum.

Ia pun berharap dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hingga selesai nanti bisa berjalan lancar dan tanpa kendala. “Apalagi kejadian ikutan pasca imunisasi, kami harapkan tidak ada lagi,” harapnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Didik

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah