Kaltara

Enam Cabor Ditargetkan Dapat Emas di PON XX Papua

Ilustrasi mendali emas

TARAKAN, Koran Kaltara – Kalimantan Utara dipastikan siap ikut ambil bagian pada even Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX yang akan digelar di Papua pada Oktober 2021 mendatang.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menargetkan bisa membawa pulang enam emas dari 6 cabang olahraga (Cabor) andalan pada even olahraga terbesar di Tanah Air itu.

“Target Pak Gubernur 20 besar. Ya sebenarnya itu bukan target karena memang kita punya prediksi. Bahwa PON 2016 lalu di Bandung kita mendapatkan posisi 27 besar dengan meraih dua emas. Nah kesempatan kali ini kita berusaha mendapatkan enam mendali emas. Maka kita beranjak menuju posisi 20 besar. Mudah-mudahan ya, “ terang Ketua KONI Kaltara, H. Muhammad Nasir, Minggu (20/6/2021).

Terdapat enam cabor yang menjadi andalan dan diupayakan mampu mendapatkan emas. Di antaranya taekwondo, sepak takraw, menembak, panjat tebing, kayar dan selam.Meskipun menargetkan emas, Nasir menegaskan bahwa para atlet yang kirim bukan comotan dari daerah lain, melainkan asli warga Kaltara.

“Selama saya menjadi Ketua KONI, saya tidak menghendaki atlet dari luar. Jadi kita berusaha membina atlet itu anak daerah sendiri. Kalaupun tidak dapat mendali tetapi kita bina selanjutnya. Mudah-mudahan prestasi akan didapat,” ucapnya.

Untuk mendukung semua impian tersebut, KONI Kaltara mengajukan anggaran sebesar Rp22 miliar pada APBD 2021. Hanya saja, dalam APBD murni akan direalisasikan sebesar Rp4 miliar yang dalam waktu dekat akan cair.

Disinggung mengenai anggaran sebesar Rp4 miliar tersebut digunakan untuk apa saja, Nasir menjelaskan, bahwa pertama digunakan untuk membiayai cabor yang lolos PON. Sedangkan lainya untuk administrasi kesekretariatan, untuk staf dan kebutuhan lainnya.

“Intinya untuk cabor PON yang akan melaksanakan TC (training center) maupun pelatihan lainya, cukup tidak cukup kita cukupkan saja karena itulah real yang diterima. Dengan 12 cabor yang lolos saat ini, mudah-mudahn tercukupi saja. Walaupun cabor-cabor ini sudah pernah melakukan tray out, kita tetap prioritaskan cabor sampai September 2021,” kata Nasir. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Eddy Nugroho