Ekonomi Bisnis

Elpiji di Krayan Mampu Saingi Petronas

ATR-42 saat menurunkan puluhan gas 12 kg di Krayan. (foto: Istimewa)

NUNUKAN, Koran Kaltara – Bright gas 12 kg di Krayan dinilai mampu bersaing dengan gas Petronas dari Malaysia. Hal itu dikarenakan harga yang ditawarkan dari gas dalam negeri itu jauh lebih murah dibandingkan gas dari Malaysia.

“Kalau membeli isi ulang gas 12 kg di Krayan hanya Rp190 ribu per tabung. Kalau beli dengan tabungnya hanya Rp600 ribu per tabung. Ini sangat murah dibanding gas Petronas yang sebelumnya digunakan masyarakat Krayan,” ungkap Camat Krayan Heberly kepada Koran Kaltara, Jumat (21/5/2021).

Dia menjelaskan, sebelum Pertamina masuk ke Krayan, harga gas mencapai Rp1,5 juta per tabung. “Itu berlaku juga dengan tabung gas dari Malaysia. Bahkan, saat lockdown sangat sulit ditemukan. Jadi harga juga mahal,” bebernya.

Menurut dia, sejak Malaysia lockdown, kebutuhan gas di Krayan semakin kurang karena hampir seluruh gas di Krayan berasal dari Malaysia.

“Kalau nanti jalur dari Malaysia kembali dibuka, namun peminat gas non subsidi Indonesia tetap banyak. Sebab, selain harganya murah, ketersedian pasokan juga dijamin,” ujarnya.

Dia mengapresiasi semua pihak, terutama Pertamina, karena mimpi menggunakan produk dalam negeri dapat terwujud.

“Dulu banyak anggapan kalau gas tidak mungkin diterbangkan. Nah, sekarang dibuktikan,” jelasnya.

Sebelumnya, kata dia, penerbangan bright gas 12 kg menggunakan Kalstar dari Tarakan ke Krayan. Kini tak lagi. Sebab, penerbangannya digantikan dengan menggunakan pesawat ATR-42, yang terbang perdana ke Krayan pada Jumat (21/5/2021) pagi.

“Jadi, pengangkutan sekarang langsung dari Balikpapan ke Krayan. Sebelumnya dari Tarakan ke Krayan,” ungkapnya.

Dia menyampaikan gas 12 kg yang diangkut dalam penerbangan perdana ATR-42 ini sebanyak 40 tabung karena masih sebatas uji coba. “Setelah ini, kita berharap sampai ratusan tabung yang diangkut,” bebernya.

Sementara itu, Sales Branch Manager Rayon V Kaltimut PT Pertamina (Persero) Azri Ramadan Tambunan mengatakan, sebenarnya untuk di Krayan tidak ada kuota yang disiapkan.

Sebelumnya belum ada masuk elpiji dan masih perdana, maka pihaknya menyesuaikan dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan disana.

“Kita sudah menyalurkan 1.834 tabung 12 kg. Itu sejak tanggal 15 Maret hingga sekarang. Awalnya itu via Tarakan. Sekarang kita ada alternatif langsung dari Balikpapan. Jadi, ada 45 tabung sekali pengiriman,” jelas dia. (*)

Reporter: Asrin

Editor: Sobirin

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah