Ekonomi Bisnis

Ekspor Kepiting Meningkat di Open Season

Pemeriksaan dokumen kepiting sebelum diekspor ke Malaysia. (Foto: DOK/Koran Kaltara)

TARAKAN, Koran Kaltara – Sebagai langkah meningkatkan perekonomian di pandemi Covid-19, tahun ini pemerintah memberikan kebijakan bagi pelaku usaha terutama di bidang perikanan. Salah satunya dalam ekspor kepiting bertelur, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor B-205/MEN-KP/IV/2020.

“Open season tahun ini sesuai dengan SE Nomor B-205/MEN-KP/IV/2020 dimulai 16 April hingga 31 Juli. Bulan ini merupakan bulan terakhir sehingga terjadi peningkatan jumlah ekspor kepiting,” terang Kasi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi pada Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan, M. Roy Pahlavi.

Tujuan ekspor, selain ke negara tetangga Malaysia, juga hingga ke Taiwan dan Singapura. Namun, untuk dua negara ini kebanyakan kepiting beku.

Sedangkan ekspor ke Malaysia, kepiting masih segar karena jarak tempuh yang lebih dekat dibandingkan Taiwan dan Singapura.

“Kalau ke Malaysia kan, lewat jalur laut dan beberapa jam bisa sampai. Jadi, tidak perlu menunggu penerbangan,” imbuhnya.

Sebagai negara tujuan ekspor terbanyak, pelaku usaha di Kaltara memang sangat bergantung dari Malaysia. Sehingga, pada saat negara tetangga ini memberlakukan lockdown saat pandemi Covid-19, perdagangan di sektor perikanan ikut turun.

Kegiatan ekspor kepiting berangsur-angsur kembali normal, setelah Pemerintah Malaysia membuka kembali kegiatan ekspor dan impor di daerah perbatasan, Mei lalu.

Pada bulan Mei, ada 132.000 Hds kepiting yang diekspor ke Malaysia dengan nilai ekonomis Rp2.640.000.000.

Kemudian, di bulan Juni meningkat menjadi 341.000 Hds dengan nilai ekonomis Rp6.820.000.000. Sedangkan di bulan Juli, pada data terakhir per tanggal 25 Juli terjadi peningkatan menjadi 390.148 Hds dengan nilai ekonomis Rp7.436.480.000.

“Memang pengiriman kepiting sempat terhenti di April. Pada saat Pemerintah Malaysia melakukan penutupan ekspor dan impor komoditi yang disebabkan Covid-19,” kata dia.

Open season ini juga disambut baik Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kaltara, Nur Hasan. Ia menuturkan, sejak dibukanya kembali ekspor dan impor ke Malaysia memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perikanan, khususnya kepiting.

“Sebelumnya, kita kesulitan menjual hasil perikanan. Alhamdulillah kondisi ini berangsur-angsur pulih. Selain itu, sekarang juga sudah banyak pilihan untuk mengirim hasil perikanan, bisa melalui pesawat ataupun langsung ke negara Malaysia,” tuturnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Rifat Munisa

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah