Efektifkan Kinerja, Sistem WFH Perlu Dievaluasi

Efektifitas kinerja ASN Pemkab Bulungan, WFH perlu dilakukan evaluasi. (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - Selama pandemi covid-19, sejumlah daerah termasuk di lingkup Pemkab Bulungan memberlakukan aktivitas kerja, dengan system kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Meski sebagian masih ada yang kerja di kantor atau Work From Office (WFO). Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 di Bulungan. Berkaitan dengan ini, Bupati Bulungan Syarwani menegaskan perlu juga kiranya dilakukan evaluasi terhadap aktivitas tersebut. Hal ini untuk efektivitas kinerja di lingkup Pemkab Bulungan. “Sejauh ini memang masih ada pegawai kita yang WFH. Namun sampai saat ini belum ada laporan terkait evaluasi pelaksanaan WFH tersebut. Secara pribadi karena memang saya baru, masuk minggu kedua sebagai bupati, belum tahu bagaimana efektifitasnya. Makanya perlu dilakukan eveluasi,” ujarnya. Meski demikian, ia tetap berharap, segala kegiatan yang dilakukan dari rumah, tetap bisa menghasilkan yang maksimal. Termasuk di antaranya yang kaitannya dengan layanan dasar kepada masyarakat. “Seperti misalnya urusan kependudukan, kemudian juga layanan kesehatan. Sekalipun kita bekerja dari rumah, jangan sampai nantinya menimbulkan permasalahan. Ataupun tidak terlayaninya masyarakat terhadap kebutuhan layanan dasar yang ada di masyarakat,” jelasnya. Bupati menegaskan, terkait WFH itu sendiri perlu adanya evaluasi. Sehingga nantinya diketahui, apakah efektifitas berkerja dari rumah itu bisa dimaksimalkan. Meskipun memang sejauh ini, kebijakan tersebut juga merupakan langkah pemerintah dalam rangka menekan penyebaran covid-19 di daerah. “Ya, dengan adanya pembatasan itu menjadi cara pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19,” katanya. Mengenai antisipasi penyebaran covid-19 sendiri, Pemkab Bulungan saat ini juga memaksimalkan penjagaan di sejumlah pintu masuk. Tak hanya pada fasilitias umum, tetapi juga di area kantor, serta pelabuhan speedboat. Dengan minimal melakukan pemeriksaan suhu tubu bagi setiap orang yang masuk. “Upaya pencegahan terus kita maksimalkan, dengan berbagai unsur dari tim satuan tugas yang ada kita harapkan bisa terus bersinergi. Dengan harapan virus tidak semakin menyebar, begitu pun kita juga mengantisipasi adanya virus jenis baru, yakni B117, agar tidak masuk di Bulungan,” sebutnya. Terpisah, Sekkab Bulungan Drs Syafril menambahkan, pelaksanaan WFH sampai saat ini masih berjalan efektif. Dia juga meyakinkan, sampai saat ini tidak ada pelayanan yang tertunda. Namun demikian, sesuai permintaan Bupati ke depan pelaksanaan WFH ini akan tetap dilakukan evaluasi. Untuk memastikan apakah semua berjalan dengan baik atau tidak. “Iya, akan segera kita lakukan evaluasi. Sebenarnya baik WFH ataupun WFO tidak jauh berbeda. Sebab, aparatur sipil negara (ASN) tetap harus menjalankan tugas seperti biasanya. Beda nama saja. Walaupun bekerja dari rumah ASN tetap harus menjalankan tugas seperti biasa,” sebutnya. Kebijakan WFH, jelas Syafri, merupakan tidak lanjut dari regulasi pusat untuk memutus penyebaran Covid-19. “Sebagian saja WFH. Tidak semua,” imbuh dia. (*) Reporter: Nurjannah Editor: Eddy Nugroho   Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19
  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

BERITA TERKAIT

Berita terkait tidak ditemukan!

TERPOPULER

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2026 Korankaltara.com