Dukung Peningkatan SDM Nakes, PKN Biayai Penyelenggaraan Dokter Spesialis
Abadikan momen setelah melakukan penandatanganan dengan Bupati Bulungan Syarwani. (Ist)
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait program penyelenggaraan dokter spesialis.
Dukungan peningkatan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan (nakes) ini merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang telah dilakukan oleh perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan ini pada rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-25.
Dalam hal ini, Bupati Bulungan, Syarwani mengucapkan terima kasih kepada PKN yang telah menunjukkan komitmen dan kontribusinya dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan mendukung kegiatan pemerintah daerah ini.
“Tentu program ini (peningkatan SDM nakes) masih sangat kita butuhkan dalam rangka menghadirkan pelayanan dasar yang optimal bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani usai MoU di ruang kerjanya, Senin (28/11/2022).
Syarwani berharap kerja sama ini bisa berdampak bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang memadai dan menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha lain yang beroperasi di Bulungan.
Terhadap MoU ini, Syarwani juga berharap agar proses seleksi penyelenggaraan dokter spesialis ini dapat dilaksanakan sebaik mungkin.
Minimal setelah pendidikan, yang disekolahkan ini berkomitmen untuk kembali mengabdi ke Bulungan.
“Apalagi ini dibantu sepenuhnya oleh PKN, jadi jangan sampai kita kecewakan PKN. Jika perlu kita buatkan kesepakatan tertulis melalui notaris, agar ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi jika tidak menaati kesepakatan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Support and Business Development PT. PKN, Tria Suprajeni mengatakan, sebenarnya ini merupakan follow up dari kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan Pemkab Bulungan dengan Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang.
“Kami di sini lebih kepada sifatnya support. Untuk teknis seperti seleksi, itu di pemkab. Insya Allah semua biaya kita yang tanggung, mulai dari seleksi, mendaftar sampai nanti dia kuliah hingga selesai,” sebutnya.
Tria juga mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya juga berharap di prosesnya nanti para SDM nakes yang disekolahkan tidak hanya mendapatkan bimbingan teknis, tapi juga bimbingan psikologis.
Ini dinilai penting agar mereka dapat berpikir bahwa suatu saat merek harus kembali ke daerah yang menyekolahkannya.
“Tapi saya pikir dari Diana Kesehatan (Dinkes) sendiri pasti sudah punya cara tersendiri untuk bagaimana caranya mengikat agar calon dokter spesialis ini dapat tetap setia untuk mengabdi di Bulungan,” tuturnya.
Jika dinilai perlu, yang disekolah ini orang asli Kabupaten Bulungan atau setidaknya punya rekam jejak di Bulungan. Biasanya hal ini akan menjadi faktor yang bersangkutan tetap ingin berbakti di mana tempat dia dibesarkan. (*/bis
Reporter: Rizqy
Editor: Didik
BERITA TERKAIT
Berita terkait tidak ditemukan!