Hukum Kriminal

Dua Penjual Kupon Putih Terciduk Jualan Tengah Malam

Pelaku judi kupon putih, AP, AS, dan KT diamankan di warung kopi. (Foto : Istimewa)

TARAKAN, Koran Kaltara – Perjudian di wilayah Kelurahan Pamusian dan Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan terbukti masih marak. Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tarakan mengamankan lagi empat orang pelaku penjual judi kupon putih atau togel, Senin (26/1/2021).

Pengungkapan dua lokasi perjudian ini, kata Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi, setelah warga sekitar gerah dengan masih beroperasinya judi togel di wilayahnya.

“Kami langsung menindaklanjuti informasi ini, dengan mengamankan dua orang pelaku di dua tempat berbeda,” kata dia, dikonfirmasi Kamis (28/1/2021).

Pelaku AP, AS dan KT tertangkap RT. 21 di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pamusian sekira pukul 01.00 Wita. Modus warung kopi digunakan ketiganya, untuk bisa menjual judi togel. Jadi, warga maupun aparat yang lewat pun mengira lokasi penangkapan ketiga pelaku ini hanya warung kopi biasa.

Dari ketiga pelaku, diamankan barang bukti kupon putih atau kertas lembaran putih berisi angka-angka pembelian nomor togel, uang Rp1,6 juta, HP, buku tafsir mimpi, tinta, stemple, pulpen, karbon, 6 lembar rekaman nomor dan beberapa lembar kertas catatan pembelian nomor.

Selanjutnya, untuk HD diamankan di Jalan P. Diponegoro Kelurahan Sebengkok, sekira pukul 02.00 Wita. Barang bukti yang diamankan, uang Rp409 ribu, 1 bundel rekapan, stemple, kertas, satu unit HP, kalkulator dan pulpen.

Lokasi penjualan judi togel HD ini, dilakukan di lokasi tersembunyi dan jauh dari keramaian, untuk menyembunyikan modus jualan kupon putih. Lokasi ini juga tidak seperti rumah, tetapi seperti tempat yang dikhususnya untuk berjualan kupon putih.

“Kalau dari hasil pemeriksaan kami, para pelaku sudah beberapa bulan ini berjualan judi togel. Pelakunya juga sempat memonitor kegiatan kami mengamankan perjudian di Tarakan. Sempat beberapa kali tutup, tapi, ya tetap jualan judi togel juga mereka,” ungkapnya.

Keempat tersangka maupun barang bukti diamankan di Mapolres Tarakan, hingga kasusnya diliimpahkan untuk tahap 2 di Kejaksaan Negeri Tarakan. Pihaknya juga mendalami kemungkinan para tersangka bukan hanya menjual judi dengan harga murah, tetapi ada judi dengan omzet puluhan juta.

“Pelakunya sudah kami tetapkan tersangka, untuk pasal 303 KUHP tentang perjudian,” imbuhnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Hariadi

Mari cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan