Nunukan

Dua Pasien di Tulin Onsoi  Meninggal Dunia

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono

NUNUKAN, Koran Kaltara – Kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Nunukan semakin meningkat. Bahkan, sejak beberapa pekan, hampir tiap hari ada pasien konfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Nunukan.

Terbaru, pada Senin (26/7/2021), dua pasien Covid-19 di Kecamatan Tulin Onsoi meninggal dunia.

Pertama, pasien NNK 2.875, berinisial P, perempuan 45 tahun, warga Tembalang, Tulin Onsoi.

Pasien ini terkonfirmasi sejak 24 Juli dan meninggal pada Minggu (25/7/2021). Penyebabnya gagal nafas atau sesak.

Kedua, pasien NNK 2.928 berinisial S, perempuan 59 tahun warga Kapul, Tulin Onsoi. Pasien ini baru saja terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (25/7/2021).

Pasien meninggal di Puskemas Sanur, Tulin Onsoi, dikarenakan gagal nafas dan sesak pada Senin (26/7/2021).

“Dengan penambahan dua kasus meninggal tersebut, maka total kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Nunukan mencapai 47 orang,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono kepada Koran Kaltara, Senin (26/7/2021).

Selain itu, kata dia, ada juga penambahan kasus baru Covid-19 pada Senin (26/7/2021) sebanyak 56 kasus.

Enam kasus baru itu merupakan penularan impor pelaku perjalanan.

“Semua kasus baru ini tersebar di 10 kecamatan. Terbanyak di Nunukan ada 38 kasus, Nunukan Selatan tujuh kasus, Sembakung lima kasus, Sebatik Timur tiga kasus, Sebatik Utara satu, Tulin Onsoi satu kasus, Sei Menggaris satu kasus dan Krayan satu kasus,” bebernya.

Sedangkan untuk kasus sembuh, kata dia, ada penambahan sebanyak 31 orang. Pasien tersebut dinyatakan sembuh usai selesai menjalani isolasi mandiri.

“Semua kasus sembuh ini merupakan warga Pulau Sebatik. Terbanyak di Sebatik Timur,” ungkapnya.

Berdasarkan data, penyebaran kasus Covid-19 di Kecamatan Nunukan sudah mencapai 1.214 kasus, Nunukan Selatan 393 kasus, Sembakung 363 kasus, Sebatik Timur 206 kasus, Sebatik Utara 156 kasus, Sebuku 140 kasus, Sebatik Barat 117 kasus, Sebatik Tengah 83 kasus, Sebatik 69 kasus dan kecamatan lainnya di bawah angka 50 kasus.

Sementara itu, penyebaran kasus kematian di Kecamatan Nunukan sebanyak 23 kasus, Nunukan Selatan lima kasus, Sembakung satu kasus, Sebatik Timur lima kasus, Sebatik Utara tiga kasus, Sebatik Barat satu kasus, Sebatik Tengah dua kasus, Tulin Onsoi lima kasus dan Sembakung Atulai satu kasus.

“Sampai saat ini, total pasien aktif yang masih terpantau berjumlah 971 kasus. Ada 30 pasien dirawat di RSUD Nunukan. Sisanya isolasi mandiri serta 10 kasus dikarantina di Rusunawa,” jelas dia. (*)

TOPIK TERKAIT:

Empat Hari; 382 Kasus Baru, 7 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Empat Petugas Pemakaman Positif Covid-19

BACA JUGA:

Ketersediaan Oksigen di RSUD Nunukan Menipis

Reporter: Asrin
Editor: Sobirin