Hukum Kriminal

Dua Jambret Ditangkap Warga Usai Beraksi

Dua jambret diamankan di Polsek Tarakan Timur. (Foto: Sahida)

TARAKAN, Koran Kaltara – Dua pelaku jambret, RM dan CC ditangkap warga usai beraksi membawa kabur tas korbannya, Senin (7/9/2020) malam. Aksi penjambretan itu dilakukan dua pelaku di Jalan Sei Sesayap, Tarakan Timur.

Kapolsek Tarakan Timur, AKP Faesal mengatakan, saat kejadian, korban baru saja pulang kerja, menuju rumahnya di Jalan Mamburungan.

Pada saat itu, kedua pelaku melihat korban melewati depan kantor KPU dan menghentikan kendaraannya di simpang tiga lampu merah.

Setelah dianggap aman, keduanya mendekati korban yang sedang mengendarai motor sendirian dan membawa tas selempang di sebelah kiri.

“Lewat di depan Gang Chicken, Jalan Sei Sesayap, dekat pencucian mobil situ, korban didekati pelaku. Kan pelaku memastikan dulu tidak ada orang di belakang dan tidak ada orang di depan,” katanya.

RM yang mengendarai motor, langsung ke arah samping kiri korban dan CC dengan cepat menarik tas selempang korban warna merah, hingga putus talinya.  Selanjutnya, pelaku kabur ke arah Jalan Kampung Empat.

Korban juga ikut mengejar sambil berteriak maling. Pelaku kemudian lurus ke arah Kampung Enam, Jalan Gunung Sepuluh.

Korban sempat hendak menabrak pelaku saat di jalan menanjak, tetapi meleset dan akhirnya terjatuh.

“Saat itu pelaku sudah kabur. Namun, setelah itu ada saksi yang mengikuti pelaku ke arah Kampung Enam. Dalam perjalanan, CC sudah mengambil dompet yang ada di dalam tas korban, mengambil uang Rp30 ribu dan HP. Tasnya kemudian dibuang ke simpangan Kampung Enam dan masuk ke dalam gang,” imbuhnya.

Orang yang mengikuti pelaku ini kemudian menghentikan motor keduanya di Jalan Sungai Kapuas, Kampung Enam. Warga yang ada di sekitarnya turut membantu mengamankan kedua pelaku.

“Tas yang dibuang pelaku juga ditemukan warga di sekitar selokan, tidak jauh dari lokasi penangkapannya. Pengakuan CC sengaja membuang tas korban agar korban mengambilnya. Tapi, ternyata keduanya sudah diikuti saksi lain dan langsung mengamankan keduanya dibantu warga sekitar,” bebernya.

RM mengaku nekat melakukan penjambretan karena disuruh istrinya untuk membeli susu anaknya yang masih bayi.
“Makanya RM nekat mengajak CC untuk mengeksekusi. CC ini pernah masuk penjara karena kasus penganiayaan,” tandasnya. (*)

Reporter: Sahida
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah