Pendidikan

DPRD Desak Dewan Pendidikan Salurkan “Kaltara Cerdas”

Wakil Ketua DPRD Kaltara, Abdul Djalil Fattah
TANJUNG SELOR, Koran Kaltara - DPRD mendesak Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk segera salurkan beasiswa "Kaltara Cerdas". Jika bantuan pendidikan yang dialokasikan dari APBD itu terlambat didistribusikan, DPRD akan memanggil Dewan Pendidikan untuk mendengar penjelasan. Wakil Ketua DPRD Kaltara Abdul Djalil Fattah mengatakan, sesuai keterangan dari Dewan Pendidikan beberapa waktu lalu, dinyatakan bahwa…

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – DPRD mendesak Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk segera salurkan beasiswa “Kaltara Cerdas”. Jika bantuan pendidikan yang dialokasikan dari APBD itu terlambat didistribusikan, DPRD akan memanggil Dewan Pendidikan untuk mendengar penjelasan.

Wakil Ketua DPRD Kaltara Abdul Djalil Fattah mengatakan, sesuai keterangan dari Dewan Pendidikan beberapa waktu lalu, dinyatakan bahwa beasiswa “Kaltara Cerdas” tinggal merampungkan proses verifikasi yang ditarget selesai akhir November lalu.

“Artinya awal Desember kan sudah harus disalurkan. Ini yang kita dorong,” ucapnya, Kamis (13/12/2018). Djalil menyebut, beasiswa itu sangat dibutuhkan oleh sebagian besar mahasiswa/mahasiswi Kaltara yang saat ini tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar kota.

“Kasihan para mahasiswa itu kan juga butuh biaya untuk membayar pendidikannya,” kata dia.

Dewan Pendidikan, kata Ustadz Djalil, adalah lembaga non pemerintah yang dipercaya untuk mengurusi bantuan pendidikan. Maka sudah semestinya tanggung jawab yang diemban bisa diselesaikan sesuai komitmen dan aturan yang sudah disepakati.

“Kita minta Dewan Pendidikan bisa segera menyelesaikan tanggung jawabnya,” tegas dia.

Jika saja ada keluhan dari mahasiswa terkait lambannya pendistribusian beasiswa “Kaltara Cerdas”, maka DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat akan segera memanggil Dewan Pendidikan.

“Kalau memang itu terlambat nanti kita coba panggil untuk rapat bersama dengan komisi IV,” urainya.

Politisi Partai Golkar ini juga tak menampik jika dalam realisasinya Dewan Pendidikan jelas mengalami sejumlah kendala teknis. Terutama dalam memverifikasi mahasiswa/mahasiswi yang mendapat beasiswa tersebut.

“Agar bantuan itu tepat sasaran, kita juga tau Dewan Pendidikan pasti ada kendala di lapangan. Tapi kita harap tanggung jawab ini bisa diselesaikan karena ini amanah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kaltara Herwansyah ketika hendak dikonfirmasi oleh media ini, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. (*)

Reporter: Dicky Umacina

Editor: Edy Nugroho

Artikel ini juga terbit di versi cetak Koran Kaltara edisi 14 Desember 2018