Hukum Kriminal

Ditinggal Istri, Ngaku Stres hingga Membacok

Polisi saat menunjukkan lokasi pembacokan yang dilakukan oleh AA (40). (Istimewa)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pelaku pembacokan di Jalan Poros Trans Kaltara Mentadau, Desa Sekatak Bengara, Sekatak, Bulungan kini terus diperiksa  polisi.

Pelaku berinisial AA (40) saat ini sudah diamankan setelah melakukan penganiayaan secara membabi buta kepada korbannya berinisial AH (46).

Sesuai keterangan sementara yang didapatkan polisi, pelaku mengaku kehilangan kesadaran saat melakukan pembacokan itu. Pelaku mengaku stres lantaran telah ditinggal sang istri serta 3 orang anaknya.

“Motifnya itu karena stres sesaat saja. Karena istri dan anaknya (3 orang) lari meninggalkan dia. Jadi katanya pikirannya kacau,” kata Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona melalui Kapolsek Sekatak Iptu Mahmud, Minggu (12/9/2021).

Soal motif sang istri meninggalkan pelaku, sampai saat ini masih didalami oleh pihak kepolisian.

Termasuk juga bakal melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku yang telah menyebabkan korban mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya.

“Kita akan konsultasikan dulu ke dokter kejiwaan soal gangguan jiwa si pelaku ini. Kalau soal kenapa istrinya meninggalkan dia (pelaku), itu yang masih kita dalami lagi. Karena tidak menutup kemungkinan ada masalah keluarga, atau memang si istrinya ini jadi korban kekerasan (KDRT),” ujarnya.

Pelaku kini sudah mendekam di rumah tahanan (rutan) Polres Bulungan. Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Seperti diketahui, kejadian pembacokan itu bermula ketika pelaku bertamu di rumah korban pada Jum’at (10/9/2021) sekitar pukul 17.00 Wita.

Tapi bukannya berterima kasih setelah diberi makan, pelaku malah nekat membacok pemilik rumah hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Hariadi

 

BERITA TERKAIT:

Sudah Diberi Makan, Masuk Dapur Ambil Pisau, Bacok Pemilik Rumah