Ekonomi Bisnis

Disperindagkop Tekan Harga Elpiji Subsidi di Tana Lia

Penjual elpiji 3 kg. (Foto: Hanifah)

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Harga jual gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram (kg) di Kecamatan Tana Lia diketahui untuk mencapai Rp60 ribu per tabungnya, tentu saja hal ini membebani masyarakat yang ada di sana.

Atas kondisi itu, Disperindagkop dan UMKM menangani langsung dengan menyalurkan elpiji subsidi tersebut.

“Kami sudah salurkan elpiji sesuai kebutuhan masyarakat yang ada di sana, dan masyarakat bisa memperoleh elpiji dengan harga terjangkau yang tidak jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sekitar Rp27 ribu ditambah ongkos transportasi, jadi tidak sampailah Rp60 ribu,” kata Sekretaris Disperindagkop dan UMKM, Linda Safitri, Sabtu (5/9/2020) pekan lalu.

Untuk kemudahan penyaluran atau distribusi elpiji ke kawasan pesisir pantai tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di tiap desa di Kecamatan Tana Lia, maksimal harga jual kurang dari Rp40 ribu per tabungnya.

“Itu sudah dihitung dengan biaya operasional pengangkutan dan lain-lain, kalau harga masih Rp60 ribu, saya harap masyarakat Tana Lia jangan mau membelinya, bukan hanya fokus pada Kecamatan Tana Lia saja tapi kecamatan lain pun merata ada Bumdes yang bisa membantu menyalurkan elpiji melon dengan harga terjangkau, sesuai dengan peruntukkannya karena ini jenisnya subsidi,” pungkas dia. (*)

Reporter: Hanifah
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah