Ekonomi Bisnis

Disperindagkop Tana Tidung Catat Ada 1.084 UMKM Terdaftar

Ilustrasi pelaku UMKM. (Foto: DOK/KoranKaltara)

TANA TIDUNG, Koran Kaltara – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM, mencatat bahwa saat ini ada 1.084 pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi perhatian untuk diberikan pembinaan.

Dari jumlah pelaku UMKM tersebut, ada penjual gorengan, penjual makanan dan minuman olahan, pedagang pakaian yang sebagian besar mengelola usaha dari bawah dan sebagian mampu bertahan meski ditengah badai pandemi Covid-19.

“Para pelaku UMKM ini akan terus kami bina dengan tujuan semakin meningkatkan perekonomian mereka dan apalagi jika berhasil dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi yang lainnya, itu jauh lebih baik,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan, Pembinaan dan Pengawasan Industri Disperindagkop dan UMKM, Safrini Sari, Rabu (14/10/2020).

Dari sekian banyak pelaku usaha yang bermodal kecil dengan berjualan makanan atau minuman olahan, tapi ada juga sebagian pelaku yang mengelola hasil hutan untuk diolah menjadi berbagai kerajinan tangan dengan modal minim.

“Ada pengrajin rotan, ada juga pengrajin batik dan ini kami bina sejak beberapa tahun terakhir ini dengan tujuan apa yang mereka olah dan buat bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya, mereka semua ini dimulai dari nol. Pelaku UMKM tetap menjadi prioritas kami apalagi menghadapi Covid-19 sekarang ini dimana hampir semua orang mengeluh terkena dampaknya,” jelas dia.

Pihaknya berharap, dengan pembinaan berupa pelatihan, bimbingan praktek usaha, studi banding ke daerah yang sudah sukses atau koordinasi dengan pakar dibidang usaha masing-masing, pelaku UMKM dapat mengatasi dampak ekonomi ditengah wabah Covid-19 ini. (*)

Reporter: Hanifah
Editor: Nurul Lamunsari

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah