Advertorial

Disdukcapil Buka Pelayanan Adminduk Secara Online

Staf loket pelayanan siap menyerahkan dokumen administrasi kependudukan kepada pemohon.
  • Persyaratan Dokumen Dikirim Lewat WA

NUNUKAN – Ditengah pandemi Covid – 19, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan membuka pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) secara online.

Sehingga, masyarakat bisa mengurus dokumen adminduk dimana dan kapan saja. Masyarakat tidak perlu antre dan berdesakan datang ke Kantor Disdukcapil Nunukan. Masyarakat hanya mengirimkan persyaratan dokumen ke operator Disdukcapil Nunukan melalui WhatsApp (WA).

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Nunukan, Mesak Adianto menjelaskan bahwa pelayanan di Disdukcapil Nunukan ada 3 bidang. Pertama, bidang pelayanan pendaftaran penduduk. Seperti penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), urusan pindah datang dan lainnya.

Kedua, lanjut dia, bidang pelayanan pencatatan sipil. Yakni, penerbitan akta kelahiran, akta cerai, akta nikah, akta kematian dan lainnya. Dan, ketiga, bidang Penyampaian Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK). Bidang ini mengurus pendataan jumlah penduduk.

“Di pandemi Covid–19, sejak April 2020, Disdukcapil Nunukan membuka pelayanan adminduk secara online, yaitu lewat WA. Dokumen dikirimkan pemohon. Nanti operator dan bidang terkait langsung merespon setiap kebutuhan masyarakat. Pelayanan online ini berjalan dengan baik. Meskipun warga di dapil 3 masih terhambat jaringan telekomunikasi dan internet. Tetapi, sepanjang mereka bisa tembus lewat jaringan internet atau WA, maka akan kita layani dengan baik,” ujarnya, Minggu (14/6).

Selain itu, kata dia, Disdukcapil Nunukan juga melayani pengambilan dokumen dan perekaman KTP-el di loket pelayanan. Mereka secara bergiliran masuk ke ruang pelayanan. Termasuk saat mengambil dokumen kependudukan. Dan, protokol kesehatan diterapkan mulai pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

“Kami berharap masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan. Karena tanggal 8 Juni, Disdukcapil sudah membuka layanan di loket, khusus untuk pengambilan dokumen dan perekaman KTP-el. Sedangkan pengurusan lainnya melalui online,” kata Mesak. (adv/bri)

About the author

Avatar

Koran Kaltara

2 Comments

Click here to post a comment