Disdikbud Siapkan Program Sidik

Proses belajar mengajar di sekolah Tana Tidung (Istimewa)

  • Dapat Memantau Guru dan Siswa dalam Proses Belajar
TANA TIDUNG, Koran Kaltara - Guna meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Kabupaten Tana Tidung (KTT) secara merata di tiap desa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) KTT memprogramkan Sistem Informasi Pendidikan (Sidik). “Melalui Sidik ini nanti semua guru dan siswa akan terawasi dengan baik, misalnya untuk pengawasan guru hari ini mengajar atau tidak, atau guru mau cek kenaikan pangkat pada bulan ini atau tahun ini jadi semua tercover sedangkan untuk siswanya kita akan lihat di sekolah yang ada di desa atau kecamatan mana apakah siswa A ini bisa membaca, bisa memahami bacaan atau bisa menarik kesimpulan dari apa yang dibacanya, ini akan terlihat dan terpantau melalui Sidik,” kata Kepala Disdikbud, Jafar Sidik, Kamis (25/3/2021) kepada Koran Kaltara. Menurutnya, kalau melalui data siswa yang diberikan sekolah secara manual tidak dapat diketahui dengan pasti apakah siswa bisa membaca, memahami bacaan atau mengambil kesimpulan, karena pengalamannya ada siswa yang diketahui di Kelas 4 tapi masih gagap dalam membaca. “Sekarang ini kita tidak tahu guru bisa saja menaikkan kelas siswanya saja tanpa mengetahui dengan pasti bisakah siswanya membaca, bisakah memahami bacaan dan bisakah siswa menarik kesimpulan, atau ada yang belum tahu berhitung sementara sudah di kelas tinggi atau Kelas 4, dan ini suatu PR yang harus kita kerjakan supaya anak-anak kita meningkat mutu pendidikannya,” jelas dia. Dia mengakui, dengan ketertinggalan yang ada di sekolah nanti akan dapat terkejar dengan bimbingan belajar supaya tiap siswa mampu melaksanakan ketiga unsur belajar ini yakni bisa membaca, memahami bacaan dan mengambil kesimpulan dari tiap bacaannya, selain itu tiap guru juga lebih didisplinkan lagi dalam proses belajar mengajar. “Kita bimbing untuk adakan les-les supaya cepat penanganannya, ada juga anak kelas 4 yang tidak bisa membaca ini sangat disayangkan, kita akan lihat seberapa jauh perkembangan tiap anak, bisa membaca ternyata tidak bisa memahami bacaan tapi adalagi anak yang tahu membaca dan memahami bacaan tapi tidak bisa mengambil kesimpulan bacaan, akan lebih baik bisa ketiga-tiganya,” harap dia. Dia mentargetkan akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini melalui pendidikan, program Sidik yang sudah dipaparkannya di depan Bappeda KTT mendapatkan respon positif  untuk lebih ditingkatkan lagi. “Yang jelas saat paparan program Sidik yang akan kita laksanakan di tahun 2021 ini dengan besaran anggaran Rp 300 juta mendapatkan respon yang baik, untuk anggaran tersebut yang mahal aplikasinya, tapi kita senang melalui program ini kita harapkan dari segi ITE tidak tertinggal jauh dan dapat menjadi ikon daerah nanti,” tukas dia. Dengan kemudahan website Sidik ini, ketika Bupati, Ibrahim Ali akan melihat perkembangan sekolah maka Bupati tidak perlu lagi mengunjungi sekolah-sekolah secara langsung karena semua telah tercover melalui Sidik ini, Supaya program berjalan maksimal pihaknya akan menggandeng ITE dari Yogyakarta. “Untuk kemudahan berjalannya program Sidik ini juga teknisi dan admin harus ada di tiap sekolah, jadi nanti ada ruangan (server) di sini jadi saat Bupati mau ninjau sekolah tidak perlu datang ke sekolah-sekolah karena semua data tercover, semuanya tinggal klik dan langsung terlihat data pendidikan mana yang mau dilihat, yang kita mau melalui program ini mutu pendidikan meningkat dan adanya transparansi karena orangtua sendiri pun bisa melihat langsung perkembangannya, tapi bagusnya hanya orangtuanya masing-masing saja yang bisa melihat perkembangan anaknya dan kemungkinan besar setiap sekolah yang ada akan lebih bersaing meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya, dan juga melalui program ini tidak adalagi kesenjangan antara wilayah ini dengan wilayah lainnya karena semua sudah tercover nanti,” pungkas dia. (*) Reporter: Hanifah Editor: Nurul Lamunsari Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:
  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah

BERITA TERKAIT

Berita terkait tidak ditemukan!

TERPOPULER

Koran Kaltara adalah media terbesar di Kalimantan Utara yang berkantor pusat di Tanjung Selor mengusung tagline "Cerdas untuk Pembaruan" senantiasa menghadirkan berita-berita yang informatif dan inspiratif.

Copyright © 2018-2024 Korankaltara.com