Bulungan

Diduga Bandar Sabu, Oknum Polisi Ditangkap Polisi

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro saat dikonfirmasi soal anggotanya yang terlibat peredaran narkoba. (Foto : Ramlan/Koran Kaltara)
  • Diamankan di Asrama, Ditemukan 2 Ball Sabu Siap Edar

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Seorang oknum polisi diamankan jajaran Satreskoba Polres Bulungan. Oknum berinisial RH, dengan pangkat Brigpol ini, diamankan di kediamannya di Asrama Polisi Kampung Arab, Tanjung Selor pada Senin (14/9/2020) lalu. Dia diduga merupakan bandar narkoba yang beraksi di wilayah hukum Polres Bulungan.

Dikonfirmasi Koran Kaltara, Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro membenarkan penangkapan terhadap Brigadir RH. Kapolres mengungkapkan, saat diamankan, ditemukan barang bukti berupa sabu sebanyak 2 bal serta satu bungkus sabu-sabu siap edar.

Yang bersangkutan (Brigadir RH) kita amankan tadi malam (kemarin malam, red). Barang bukti (sabu) yang kita amankan adalah dua ball beratnya sekitar 5 gram. Terus ada juga satu bungkus yang disimpannya di dalam rokoknya. Ada juga ada bukti transfer, buku agenda tertulis BD Kaltim dan Kaltara didalam mobilnya,” kata Kapolres.

Saat diamankan, Brigadir RH mencoba mengelabui petugas saat dilakukan penangkapan. Kapolres mengungkapkan, Brigadir RH masih belum mengakui jika barang bukti sabu yang diamankan itu merupakan titipan dari seseorang.

Namun, ungkap Kapolres, Brigadir RH memang sudah lama menjadi incarannya terkait penyalahgunaan narkoba. Brigadir RH sendiri, kata Kapolres merupakan personel yang dimutasi dari salah satu Polres di Polda Kaltim dengan kasus narkoba.

“Ini masih kita kembangkan lagi. Karena yang bersangkutan masih belum mengaku. Katanya itu titipan saja. Tapi kalau kita lihat dari sebelum-sebelumnya, yang bersangkutan ini merupakan pindahan dari salah satu Polres Polda Kaltim dengan kasus yang sama (narkoba). Pada saat kita lakukan tes urine beberapa waktu lalu, dia juga positif,” jelasnya.

Saat sementara dilakukan penggeledahan, Kapolres mengungkapkan tiba-tiba seseorang wanita mendatangi kediamannya yang merupakan asrama polisi (aspol) di Kampung Arab, Tanjung Selor. Kapolres menduga, wanita tersebut merupakan wanita simpanannya, lantaran Brigadir RH diketahui sudah memiliki istri dan anak.

“Yang lebih miris lagi, pada saat kita geledah tiba-tiba ada yang ngetuk pintu (seorang wanita). Saya kira yang datang itu istrinya. Tapi ternyata istrinya itu lagi ada di Makassar. Pengakuan si wanita itu, katanya (Brigadir RH) sudah seperti suaminya. Dan saya dengar-dengar, mereka berdua istilahnya sudah kumpul kebo (berhubungan layaknya suami istri).  Jadi oknum ini sangat miris lah, aspol dia jadikan transaksi (sabu) dan pesta narkoba serta kumpul kebo sama wanita yang bukan istrinya,” jelas Kapolres.

Untuk sementara ini, Brigadir RH sudah diamankan di rumah tahanan (rutan) Polres Bulungan. Pelaku sendiri masih akan dikenakan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Akan tetapi, pelaku sendiri kemungkinan akan dikenakan sanksi berat berupa pemecatan sebagai anggota Korps Bhayangkara.

“Saya bisa pastikan, yang bersangkutan ini dipecat. Pak Kapolda (Irjen Pol Bambang Kristiyono) sudah menegaskan, anggota (Polri) yang bermasalah dengan narkoba petunjuknya sudah jelas. Artinya sudah jelas dan langsung dipecat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan
Editor: Eddy Nugroho

 

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah