Tarakan

Di RAPBD, Penanganan Corona Disiapkan Rp20 Miliar

Wali Kota Tarakan, Khairul

TARAKAN, Koran Kaltara – Pemkot Tarakan mulai menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021.

Dalam kegiatan ini, penanganan pandemi Covid-19 masih menjadi salah satu prioritas dengan menyiapkan anggaran tidak terduga sebesar Rp20 miliar di RAPBD 2021.

“Penanganan Covid-19 masih kami stanby-kan untuk anggarannya karena memang pandemi ini belum selesai,” terang Wali Kota Tarakan, Khairul, Jumat (16/10/2020).

Penanganan Covid-19 di 2021 masuk di anggaran tidak terduga di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Angka Rp20 miliar, kata Khairul diperuntukkan membeli obat-obatan, termasuk APD (Alat Pelindung Diri), pengolahan limbah medis.

Selain itu, kebutuhan peralatan medis di Puskesmas maupun rumah sakit, bahkan tenaga medis yang melakukan tracing di lapangan masih sangat dibutuhkan sehingga harus didukung dengan APBD.

Disinggung mengenai besaran anggaran 2020 yang telah digunakan untuk penanganan Covid-19, Khairul mengaku belum menghitung secara menyeluruh sehingga belum tahu berapa anggaran yang telah digunakan.

“Selama 2020 anggaran yang kita habiskan banyak, tetapi saya belum hitung, lumayan juga dari APBD kita karena sempat ada refocusing untuk penanganan Covid-19. Sehingga pengadaan barang dan jasa dipotong hingga 50 persen untuk penanggulangan Covid-19,” urainya.

Sedangkan untuk besaran APBD 2021 diproyeksikan masih di bawah Rp1 triliun, namun Khairul belum bisa memastikan nilainya. Apalagi saat ini masih dirapatkan komposisinya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Angkanya masih disinkronisasi dengan pendapatan dan belanja, supaya tidak ada lagi defisit. Kami targetkan minggu depan sudah harus masuk semua,” ucapnya.

APBD 2021 masih diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan 16 program unggulan, yang di dalamnya mencakup pemenuhan standar pelayanan minimal, pencapaian indeks kinerja utama pemerintah termasuk pelayanan dasar.

“Pelayanan dasar itukan pendidikan, kesehatan, pelayanan air bersih, persampahan, dan lainnya. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur kami relatif masih sama dengan tahun ini, yaitu membayar utang, penanganan banjir yang dilakukan secara multiyear dan sudah berjalan, termasuk penanganan banjir skala kecil termasuk di Karang Anyar,” ungkapnya.

Dari 32 OPD yang berada di bawah koordinasi Pemkot Tarakan, anggaran terbesar masih berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), karena sebagai OPD yang melakukan pembangunan. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah