Kaltara

Dewan Sarankan, Asisten Memiliki Kemampuan Mengkoordinir

Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Syarwani

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tengah berproses melakukan lelang jabatan terhadap 15 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Diketahui, ada puluhan pendaftar yang berminat dan telah mengikuti proses assesmen menuju ke tahap selanjutnya. Dari belasan jabatan itu, dua di antaranya merupakan posisi asisten, yakni Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Asisten bidang Administrasi Umum.

Ketua Komisi I DPRD Kaltara bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Syarwani mengatakan, bahwa proses lelang yang dilakukan Pemprov Kaltara dinilai sudah sesuai aturan. Yakni dengan menyajikan keterbukaan bagi siapa saja yang memenuhi syarat untuk ikut dalam seleksi itu. Kemudian yang menjadi perhatiannya, posisi dua asisten yang kosong.

“Kalau kita bicara spesifik asisten, adalah fungsi mengkoordinasikan biro-biro ataupun OPD (organisasi perangkat daerah) terkait dengan bidangnya di asisten itu. Katakan bidang pemerintahan, ekonomi, atau administrasi. Tentu tugas asisten harus mampu mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan seluruh target dan sasaran yang telah ditetapkan, supaya maksimal bisa tercapai,” katanya, (29/7/2020).

Peran asisten dalam birokrasi pemerintahan sangat penting. Apalagi Kaltara sebagai provinsi baru yang tengah giat melakukan pembangunan. Ia menekankan, supaya asisten yang terpilih nantinya, bisa mamadukan setiap kegiatan di perangkat daerah agar lebih berkualitas.

“Sinkronisasi program-program yang ada di masing-masing OPD itu harus bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan. Sehingga kita tidak mau ada kesannya tumpang tindih dalam satu koordinasi yang sama. Sehingga keterpaduan itu yang penting. Karena saya yakin, kegiatan yang dilaksanakan dalam satu OPD dalam satu bidang yang sama itu juga butuh kehadiran OPD lain. Ini bagaimana disinkronkan,” jelas politisi Partai Golkar.

Lebih jauh dijelaskannya, secara umum posisi kepala dinas, kepala badan dan kepala biro yang lainnya juga tidak kalah penting. Menurut politisi Partai Golkar itu, bahwa loyalitas para pejabat menjadi salah satu tolak ukur yang juga harus diperhatikan.

“Tentu loyalitas kepada pimpinan ini bukan loyalitas kepada individunya. Tetapi kepada program-program ataupun target-target yang ingin dicapai oleh Pemprov Kaltara. Saya yakin siapa pun nanti yang akan ditempatkan oleh pemerintah provinsi dalam hal ini Pak Gubernur, pasti adalah orang yang terbaik di tempat itu,” katanya.

Sebab, lanjut Syarwani, menempatkan pejabat harus dilihat pula kapasitas yang dimiliki. Melalui proses dan tahapan seleksi yang cukup ketat, ia berharap kemampuan para pejabat nantinya bisa meningkatkan realisasi setiap program yang ada di pemerintah daerah. “Jadi penting adalah bagaimana yang ditempatkan nanti itu, sesuai dengan kapasitas,” tegasnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah