Kaltara

Dewan Minta Pemprov Beri Atensi Pertumbuhan Penduduk

M. Saleh Pangeran Khar

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) Muhammad Saleh Pangeran Khar menyampaikan, eksekutif pemerintah daerah perlu memberi atensi khusus bagi pertambahan jumlah penduduk.

Saleh menilai, atensi pertama yang harus dikawal adalah tertib administrasi kependudukan. Ini penting agar program pemerintah daerah tepat sasaran. “Program dan kegiatan pemerintah itu kan berdasarkan data kependudukan. Jadi tertib administrasi ini harus jelas. Jadi tepat sasaran kegiatannya. Kalau saya lihat, masih banyak orang sini tapi KTP nya daerah asal. Ini harus diperhatikan,” kata Saleh, Senin (25/1/2021).

Lanjut dia, tertib administrasi kependudukan juga penting untuk mengantisipasi problematika kesejahteraan sosial. Khususnya bagi masyarakat di bawah Garis Kemiskinan. “Bantuan-bantuan pemerintah itu kan juga dasarnya identitas jelas. Sulit kalau tidak jelas,” jelasnya.

Lanjut dia, pemerintah daerah perlu mengupayakan adanya pemerataan sebaran penduduk. Dengan begitu, pembangunan daerah bisa dilakukan secara maksimal. Sehingga tidak terjadi ketimpangan dalam jangka waktu panjang.

“Saat ini kan lebih dari 30 persen penduduk kita di Tarakan. Bisa dibilang sudah padat sekali di sana. Sedangkan di daerah lain itu masih minim. Kalau menghendaki adanya pemerataan, pembangunan juga perlu lebih diintenskan di daerah lain tersebut,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, jumlah penduduk Kaltara hasil Sensus Penduduk 2020 (september 2020) berjumlah 701.814 jiwa. Terjadi penambahan sebesar 177.158 jiwa bila dibandingkan tahun 2010.

Laju pertumbuhan penduduk per tahun (2010-2020) di Kaltara mencapai2,86 persen. Terjadi penurunan laju pertumbuhan penduduk mencapai 5,19 persen bila dibandingkan dengan tahun 2000-2010

Persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun) di Kaltara mencapai 69,95 persen. Sementara persentase penduduk lansia di Provinsi Kalimantan Utara mencapai 3,39 persen. Terjadi peningkatan persentase penduduk lansia sebesar 2,41 persen bila dibandingkan dengan tahun 2010.

Kemudian, rasio Jenis Kelamin di Kaltara mencapai 112. Artinya, dari 100 orang perempuan, terdapat 112 orang penduduk laki-laki di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan.(*)

Reporter: Agung Riyanto
Editor: Eddy Nugroho

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah