Ekonomi Bisnis

Dermaga Malundung Diperpanjang 200 Meter

Pelabuhan Malundung Tarakan.  (Dokumen)

TARAKAN, Koran Kaltara – Pelindo 4 Cabang Tarakan telah merancang perpanjangan dermaga sisi kiri dari Pelabuhan Malundung. Hal ini dilakukan untuk mengurangi antrean kapal yang melaksanakan aktivitas bongkar muat. Ditargetkan 2022 proses pembangunan sudah bisa dilaksanakan.

“Konsen kami di 2021/2022 perpanjangan dermaga 200 meter dengan lebar 40 meter, itu sudah termasuk rel untuk crane bongkar muat peti kemas. Saat ini pengerjaan sisi darat, pembersihan. Untuk anggaran belum kami dapatkan karena proyek ditangani pusat, kantor cabang hanya pengawas pelaksana pekerja saja. Untuk pemilihan mitra sampai pelaksanaan pekerjaan ditentukan kantor pusat,” terang Kepala Pelindo 4 Cabang Tarakan, Darwis, Selasa (1/6/2021).

Saat ini panjang dermaga 370 meter sehingga hanya bisa disandari tiga kapal.  Itu pun dalam kondisi normal karena di sisi kiri dermaga terdapat masalah, yaitu drafnya dangkal sehingga maksimal enam sehingga hanya kapal tertentu yang bisa berkegiatan.

“Untuk saat ini, bongkar muat kapal penumpang, peti kemas, dan barang di lokasi yang sama. Dengan adanya penambahan panjang dermaga 200 meter diharapkan tidak ada lagi antrean kapal.  Dengan panjang 200 meter idealnya akan ada penambahan dua crane untuk memudahkan bongkar muat peti kemas, tetapi untuk crane tergantung dari kemampuan investasi,” ucapnya.

Pelabuhan Malundung, masih menjadi yang terbaik di Kalimantan Utara, dalam antrean bongkar muat, kapal pengangkut penumpang menjadi prioritas, sedangkan prioritas kedua adalah ternak, dan selanjutnya peti kemas serta bahan pengakut kebutuhan pokok.

“Kalau semen tergantung dari cuaca, kalau hujan tentu tidak bisa. Tetapi kalau elpiji masih bisa dilakukan pada saat hujan sehingga prioritas ini juga fleksibel,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa