Bulungan

Demi Uang untuk Beli Miras, Buruh Kebun Nekat Mencuri

Tampak pelaku pencurian (tengah) yang telah diamankan pihak kepolisian. (Foto : Ist)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kasus tindak pidana pencarian di wilayah hukum Polres Bulungan kembali berhasil diungkap. Kali ini, pelakunya adalah seorang buruh perkebunan kelapa sawit berinisial A (30). Dia diamankan di sebuah pondok miliki pelaku di daerah perkebunan kelapa sawit pada Selasa (8/6/2021).

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, melalui Kasat Reskrim Iptu MHD Khomaini mengungkapkan, kasus itu berawal ketika pihaknya mendapat laporan tindak pidana pencurian sebuah HP di Jalan Poros KM 2 Jelarai Selor. Atas laporan itu, polisi melalui tim Resmob Satreskrim Polres Bulungan langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menemukan pelaku di tempat persembunyiannya.

“Kejadiannya (tindak pidana pencurian) itu di bulan lalu (Mei). Tapi sekarang baru bisa kita amankan pelakunya. Karena setelah melakukan pencurian, pelaku ini langsung kabur,” katanya, Rabu (9/6) kepada Koran Kaltara.

Diceritakan Kasat, kronologi kejadiannya, berawal ketika korban baru saja pulang ke rumahnya untuk istirahat. Namun sebelum istirahat, korban sempat bermain game di ruang tamu tempatnya beristirahat.

Sekitar pukul 06.15 wita, keesoka harinya, korban yang baru saja bangun tiba-tiba kaget lantaran HP serta dompetnya hilang. Padahal, HP dan dompet yang berisi uang sekitar Rp1 juta lebih berada persis disampingnya saat istirahat.

“Dia (korban) kaget, karena HP sama dompetnya hilang. Makanya korban langsung melaporkan dan langsung kita lidik,” jelasnya.

Khomaini mengungkapkan, untuk menangkap pelaku, anggotanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun berkat kerjasama anggotanya, pelaku yang bersembunyi di tempat kerjanya di area perkebunan kelapa sawit berhasil diamankan.

Saat diinterogasi, pelaku ini mengakui semua perbuatannya. Pelaku nekat melakukan pencuriam demi mendapatkan uang untuk membeli minuman keras (miras). Saat memasuki rumah korban, pelaku mengaku melalui pintu belakang lantaran tidak terkunci.

“Uang hasil curiannya itu dipakai beli minuman (miras). Untuk mabuk-mabukan saja uangnya. Sedangkan HP-nya (milik korban) dipakainya (pelaku),” ungkapnya.

Dari kasus itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya satu unit HP jenis Vivo serta dompet warna cokelat milik korban. Sedangkan pelaku telah diamankan dan akan dikenakan pasal 362 KUHP, dengan ancaman Hukuman 5 tahun penjara.

“Kita minta warga untuk lebih hati-hati lagi. Terutama periksa semua pintu maupun jendela rumah saat mau istirahat. Karena bisa saja dimanfaatkan pelaku pencurian ini untuk beraksi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Editor: Eddy Nugroho