Headline

Delapan Positif, Satu Meninggal saat Status PDP

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy saat memberikan keterangan lewat media daring. (Foto: Rizqy/Koran Kaltara)
  • Di Kaltara 12 Terkonfirmasi Negatif

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Perkembangan kasus covid-19 di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) hingga Jumat (3/4/2020) tercatat sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy. Melalui kanal resmi YouTube dalam rilisnya, disampaikan bahwa dua sampel baru terindikasi positif setelah mendapat konfirmasi dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Sebelumnya, kasus positif pertama di Kaltara yakni dua orang yang diumumkan pada 27 Maret 2020. Mereka masing-masing dirawat di RSUD Tarakan dan RSUD Soemarno Sostroadmodjo (Bulungan). Kemudian, terkonfirmasi kembali empat kasus positif pada 2 April 2020, yang dirawat di RSUD Nunukan.

Tambahan kasus positif yang terkonfirmasi kemarin, yakni satu pasien dalam pemantauan di Bulungan berusia 59 tahun. Saat masih status PDP, yang bersangkutan meninggal dunia pada Rabu (1/4/2020). Sampel swab-nya sudah dikirm, lalu diterima Gugus Tugas, dan dinyatakan positif di hari Jumat (3/4/2020).

“Yang perlu kami sampaikan, telah terima juga informasi penerimaan sampel dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya. Ini perlu kami sampaikan, dan dengan berat hati dan permohonan maaf kepada keluarga yang bersangkutan. Ini untuk kemaslahatan dan kebaikan bersama sehingga kami di gugus tugas, baik di provinsi maupun kabupaten lebih mudah melakukan kontak, tracking, serta memantau risiko-risiko yang mungkin terjadi penularan. Dari pemeriksaan sampel jenazah yang telah meninggal pada 1 April lalu di rumah sakit Tanjung Selor, sampel yang kami periksa adalah sampel Swab. Dan telah dikirimkan hasil bahwa sampel jenazah tersebut terindikasi positif covid-19,” ungkap Agust, Jumat (3/4/2020).

Selanjutnya, kasus kedelapan alias yang terkonfirmasi kedua di hari yang sama, adalah seorang laki-laki  berusia 20 Tahun. Disebutkan, yang bersangkutan merupakan pasien yang telah diisolasi di RSUD Soemarno Sostroadmodjo sejak 28 Maret 2020 lalu.

“Untuk tambahan positif sampai saat sekarang adalah dua sampel baru terindikasi covid-19. Pertama, sampel jenazah, dan kedua sampel PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” sebutnya.

Dengan demikian, per 3 April 2020, kasus positif yang terkonfirmasi di Kaltara sebanyak 8 orang. Dimana satu orang telah meninggal dunia. Sedangkan 7 orang lainnya, sedang mendapatkan perawatan intensif di tiga rumah sakit rujukan di Kaltara.

Selain itu, Agust juga membeberkan bahwa hingga kemarin juga terdapat PDP yang sudah keluar hasil sampel Swab-nya dan dinyatakan negatif. Bahkan jika dibandingkan dengan PDP yang dinyatakan positif, jumlah yang tidak terindikasi virus asal Wuhan, China ini lebih banyak, yakni 12 orang.

“Untuk kasus negatif yang diterima dari hasil pemeriksaan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya, sampai saat ini kita telah menerima 12 sampel dinyatakan negatif,” ujarnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid

Editor: Nurul Lamunsari