Advertorial

Dapat Izin Mendagri, Bupati Lantik 54 Pejabat

Bupati Bulungan Syarwani melantik sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Bulungan, Kamis (10/6). (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani melantik 54 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Bulungan. Pelantikan dilaksanakan dengan protokol kesehatan di halaman Kantor Bupati, Kamis (10/06).

Dalam arahannya, Bupati kembali mengingatkan agar seluruh ASN di lingkup Pemkab Bulungan terus meningkatan kinerja pada tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing.

Ditemui usai dilantik Ia menjelaskan, pelantikan ini dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan kosong, dan ini setelah mendapatkan izin dari kementerian dalam negeri, sesuai usulan yang disampaikan sebelumnya.

“Pengisian jabatan itu dasarnya karena adanya kekosongan. Jadi ketika satu jabatan itu kosong, otomatis kita isi. Konsekuensinya jabatan lainnya juga ada yang lowong, karena pergeseran tersebut,” ujarnya.

Untuk diketahui, ada 54 ASN yang dilantik untuk mengisi sejumlah jabatan. Secara regulasi sudah bisa dilakukan, berdasarkan izin Mendagri melalui Dirjen terkait yang menangani hal tersebut.

Bupati tak menampik meski sudah dilakukan pengisian, masih ada sejumlah jabatan yang lowong.

“Pastinya masih ada yang kosong. Termasuk beberapa pejabat eselon II yang hari ini juga kosong, karena yang bersangkutan pensiun. Otomatis kita juga menyiapkan langkah-langkah pengisiannya,” jelas bupati.

Lebih jauh dia menegaskan, kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, tentang ASN, yang membawa perubahan terhadap keberadaan pegawai negeri sipil termasuk di dalamnya penentuan personil dalam jabatan. Serta peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016, tentang perangkat daerah yang membuat seluruh daerah, baik provinsi maupun kabupaten / kota, juga harus  menyesuaikan perangkat daerahnya masing-masing.

“Prinsip dasar Undang – Undang ini, adalah memberlakukan sistem merit melalui berbagai ketentuan, seleksi dan promosi bagi para aparatur sipil negara yang dilaksanakan secara adil dan kompetitif. Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada kualitas, kompetensi dan kinerja tanpa membedakan latar belakang politik, ras, suku, maupun agama,” urainya. (adv/an)

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah