Nunukan

Daftar Tunggu Calhaj Nunukan Capai 3.700 Orang

Proses pendaftaran calhaj di Kantor Kemenang Nunukan. (foto: Sabri)

NUNUKAN, Koran Kaltara  –  Daftar tunggu calon jemaah haji (calhaj) di Kabupaten Nunukan makin bertambah. Berdasarkan daftar antrean di Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Kabupaten Nunukan hingga bulan Februari 2021, daftar tunggu calhaj sebanyak 3.700 orang.

Apabila warga Nunukan mendaftar ibadah haji tahun 2021, maka diperkirakan akan berangkat haji 32 tahun kemudian.

“Kalau tidak jadi berangkat tahun ini, akan tambah banyak daftar tunggu. Data terakhir, daftar tunggu sebanyak 3.700 orang. Warga yang mendaftar mulai Desember 2011 hingga Februari 2021.  Kalau daftar sekarang, keberangkatannya 32 tahun kemudian,” ujar Kepala Kantor Kemenang Kabupaten Nunukan, HM Saleh melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, H Sayid Abdullah, Minggu (7/3/2021).

Sayid menjelaskan,  kuota haji setiap tahunnya hanya 113 orang.  Apabila diasumsikan setiap tahun 113 orang, dibagi daftar tunggu sebanyak 3.700 orang, maka masa tunggu calhaj Nunukan berangkat haji mencapai 32 tahun.

“Meskipun belum ada kepastian keberangkatan haji tahun ini, namun Kemenang Nunukan terus mempersiapkan rencana pemberangkatannya. Salah satunya, pembentukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tingkat Kabupaten Nunukan. Rencana akan dibentuk hari ini, Senin (8/3),” jelas dia.

Dia menyampaikan, bahwa PPIH bertugas memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jemaah haji tingkat Kabupaten Nunukan. Termasuk pemberangkatan dan pemulangan dari Nunukan ke Embarkasi Haji Balikpapan.

Dan, kemarin baru diminta mengisi kuisioner persiapan penyelenggaraan haji tahun 2021 oleh Kementerian Agama RI. “Untuk Nunukan, Insya Allah siap 100 persen apabila pemerintah memberangkatkan. Karena selama ini, pembinaan manasik haji sudah berjalan sampai saat ini,” ujarnya.

Menurut dia, kesiapan dokumen perjalanan paspor, dari 113 calhaj di Kemenang Nunukan baru 109, tersisa 9 orang belum menyerahkan paspor. “Paspor sudah kami kumpulkan. Rencananya,  sesuai surat edaran Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Utara, tanggal 14 Maret diantarkan ke Kanwil,” jelas Sayid.

Dia menyampaikan, Dinas Kesehatan akan kembali melakukan pemeriksaan  istitha’ah. Sebab, salah satu syarat berhaji yakni kesehatan istitha’ah. Tetapi, masih belum ada informasi jadwalnya.

“Dan kami sudah mendata dan memasukkan ke dalam aplikasi Siskohat seluruh jemaah haji Nunukan yang akan di vaksin,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sabri
Editor: Sobirin

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah