Headline

Corona di Kaltara Menuju Zona Hijau

Gubernur Zainal Paliwang tekankan masyarakat tetap taat prokes agar bisa turun ke zona hijau. (Foto: Rizqy)
  • Gubernur Tekankan Penanganan dan Kepatuhan Masyarakat

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan tren penurunan. Bahkan, risiko penularan berdasarkan peta zonasi juga berkurang. Lima kabupaten dan kota di provinsi ke-34 ini, masuk dalam kategori risiko rendah (zona kuning). Termasuk Kabupaten Bulungan yang satu pekan belakangan masih zona oranye (risiko sedang) juga sudah turun ke zona kuning pada Senin (11/10/2021) malam.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, jika penyebaran virus Corona ini bisa terus ditekan, Kaltara akan terbebas dari pandemi. Dia meyakini, tren tersebut akan terus menurun hingga kategori zona hijau (tanpa risiko).

“Semua wilayah di Kaltara ini sudah kuning semua. Kita akan terus mempertahankan level ini, supaya tidak ada kenaikan kasus lagi,” kata Zainal kepada media, Selasa (12/10/2021).

Untuk itu, Gubernur menekankan penanganan terus dilanjutkan. Pihak-pihak yang terlibat langsung menangani Covid-19 di Kaltara agar tidak kendur. Selain itu, kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan juga jadi atensi.

“Jadi, kita bisa terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tetap taat kepada protokol kesehatan. Manakala kita taat protokol kesehatan, Kaltara akan tetap (zona) kuning semua. Jadi yang penting taat protokol, ini akan turun terus ke zona hijau,” ujarnya.

Sesuai dengan peta zonasi risiko yang diperbarui oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam laman resmi covid19.go.id, semua daerah sudah zona kuning. Dari data harian Covid-19 di Kaltara, juga mencatat penambahan pasien yang sembuh jauh lebih banyak dibandingkan kasus terkonfirmasi.

“Untuk yang masih dirawat (kasus aktif) di Kaltara terus turun menjadi 478 orang. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah:461 orang. Lalu, yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit hanya 15 orang. Ditambah 2 orang lainnya yang jalani karantina khusus,” beber Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kaltara Agust Suwandy.

Untuk diketahui, peta zonasi risiko dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Ada tiga indikator, yakni indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan.

“Kita berharap indikator itu juga terus menurun di Kaltara. Kalau untuk kasus kematian juga sudah melandai. Saat ini tidak ada penambahan baru, sehingga tetap 804 orang yang meninggal dunia di Kaltara. Sedangkan akumulasi Covid-19 hingga saat ini sebanyak 35.411 kasus dengan kesembuhan total 34.129 orang,” tambahnya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

About the author

Koran Kaltara

Add Comment

Click here to post a comment