Bulungan

Cegah Covid-19, 41 Pegawai BNN Lakukan Rapid Test

Sejumlah pegawai BNNP saat melakukan rapid test, Jum’at (16/10/2020). (Foto : Nurjannah/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR, Koran Kaltara – Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Bulungan dan Kaltara pada umumnya, hingga saat ini masih cenderung mengalami peningkatan. Berbagai langkah antisipasi untuk mencegah munculnya klaster baru terus dilakukan.

Sebagai salah satu upaya pencegahan, Jum’at (16/10/2020) sebanyak 41 orang pegawai  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara menjalani rapid test. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi BNNP Kaltara, Tulus, selain mengantisipasi penyebaran Covid-19 melalui klaster perkantoran, rapid test ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan Kasatgas Covid-19 BNN RI.

“Sesuai arahan Kasatgas BNN, rapid test kepada semua pegawai BNNP harus dilakukan satu kali dalam satu bulan. Nah, hari ini arahan itu tindak lanjuti oleh BNNP Kaltara. Total ada 41 orang pegawai yang menjalani rapid test. Hasilnya, seluruh pegawai dinyatakan non reaktif. Tidak ada yang reaktif,” ujarnya.

Rapid Test, dinilai penting dilakukan apalagi dengan mobilitas untuk menjalankan kegiatan lebih banyak dilakukan di luar kantor.  Tentunya itu juga diyakini memiliki potensi tinggi.

“Rapid test ini dilakukan di seluruh BNNP, termasuk di BNN. Sesuai arahan pimpinan, pegawai yang menjalankan tugas juga wajib menaati protokol kesehatan ketat, pakai masker dan menjaga jarak,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan  dr  Heriyadi Suranta mengatakan, terakhir ada tambahan 10 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Bulungan pada Kamis (15/10/2020). Diketahui, tambahan baru itu merupakan merupakan klaster keluarga dan klaster perkantoran.

Penambahan dari klaster perkantoran dan klaster keluarga ini ditemukan dari hasil tracing contact (melacak kontak) orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif.

“Tracing contact masih kita lakukan, dan hari ini (jum’at (16/10) informasinya ada lagi tambahan. Tatapi data pasien saya belum terima, karena sekarang ini saya masih melakukan tracing contact,” katanya Jum’at (16/10/2020).

Disebutkan, ada tambahan lima kasus yang sembuh. Secara akumulatif pasien terkonfirmasi positif di Bulungan mencapai 59 orang. “Kasus impor dan kontak erat masih banyak kami temukan. Kasus impor ini akan terus bertambah jika mobilitas masyarakat bepergian masih tinggi. Oleh karenanya, kami mengimbau untuk masyarakat agar menunda dahulu aktivitas di luar daerah. Khususnya, daerah yang masih berstatus zona merah. Karena itu sangat beresiko,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurjannah

Editor: Eddy Nugroho

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah