Headline

Cartridge untuk TCM Kembali Menunggu Pengiriman

Agust Suwandy

TANJUNG SELOR,Koran Kaltara – Pemeriksaan spesimen sampel dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali harus dilakukan di laboratorium luar daerah, khususnya di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Sebelumnya, dengan adanya pemeriksaan dengan metode TCM (Ts Cepat Molekuler) di RSUD Tarakan, sampel-sampel di provinsi ke-34 ini bisa langsung diketahui hasilnya lebih cepat.

Hanya saja, seperti diketahui, untuk pemeriksaan dengan metode TCM itu, membutuhkan cartridge khusus covid-19. Sehingga untuk kembali melakukan pemeriksaan, RSUD Tarakan kembali menunggu pengiriman cartridge tersebut dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal itu diakui pula oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy.

“Pemeriksaan dengan metode TCM akan dilanjutkan setelah cartridge tiba di Kaltara. Saat ini sedang dalam pengiriman. Alokasi untuk Kaltara sebanyak 240 cartridge dari Kemenkes, dan ada 700 cartridge dari Gugus Tugas Nasional,” ungkapnya, (31/5/2020).

Sementara itu, sampel dari Kaltara kembali dikirimkan ke BBLK Surabaya untuk diperiksa. Sedangkan sampel yang sudah ada di RSUD Tarakan, tersisa beberapa sampel pengulangan alias follow up, yang nantinya akan diperiksa setelah cartridge tiba di Kaltara.

“Yang ada (di RSUD Tarakan) sampel follow up dari Nunukan yang tinggal menunggu hasil pemeriksaan kedua. Yang lain semua dikirim (ke BBLK Surabaya),” sebut Agust.

Selain pemeriksaan TCM yang dilakukan di RSUD milik Pemprov Kaltara itu, nantinya juga akan melakukan pemeriksaan dengan metode PCR. Hanya saja, pihaknya masih terus mempersiapkan metode tersebut, karena harus benar-benar dipastikan sesuai prosedur dan ditangani oleh ahlinya. (*)

Reporter: Fathu Rizqil Mufid
Editor: Nurul Lamunsari

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun
  • Tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak
  • Gunakan masker apabila terpaksa keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah