Ekonomi Bisnis

Cari Aman, Investor tak Mau Berjudi

Wali Kota Tarakan Khairul

TARAKAN, Koran Kaltara – Perekonomian dunia yang tidak jelas membuat investasi juga berjalan stagnan, termasuk di Tarakan. Dari beberapa perusahaan yang telah sebelumnya berniat investasi di Bumi Paguntaka, lebih memilih menunggu kondisi ekonomi kembali membaik atau pandemi Covid-19 berakhir.

“Tindak lanjutnya masih menunggu selesai Covid-19, tetapi kita tetap melakukan komunikasi dengan investor, salah satunya yang akan membangun pabrik baja di sini. Mereka masih terus menanyakan perkembangan tata ruang yang kita siapkan dan kita juga menunggu dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional,” terang Wali Kota Tarakan, Khairul, Kamis (11/2/2021).

Lebih lanjut, dikatakan orang nomor satu di Tarakan ini, bahwa antara investor dan Pemerintah Kota Tarakan sama-sama saling menunggu. Banyak pemilik modal yang lebih memilih menahan diri sehingga tidak berani berjudi di area yang tidak jelas. Oleh karena itu, semuanya menunggu kepastian ekonomi.

“Semua memang persoalan Covid-19, karena berinvestasi ini ujung-ujungnya jualan juga. Kalau misalnya pabrik bisa menghasilkan produk tetapi tidak bisa menjual tetap saja tidak bisa jalan. Ini menjadi problem, yang memang diakibatkan dari pandemi Covid-19 yang tidak pernah kita prediksi sebelumnya. Mudah-mudahan cepat selesai,” harap Khairul.

Disinggung mengenai target kapan investasi kembali jalan, Khairul juga belum bisa memastikan karena para investor juga punya hitung-hitungan yang cermat. Apalagi masalah Covid-19 bukan hanya di Tarakan, Kaltara, maupun Indonesia tetapi sudah menjadi persoalan dunia.

“Jadi seluruh negara kena dampaknya, di seluruh dunia terjadi pertumbuhan ekonomi negatif. Setiap dunia usaha pasti hitung-hitungan dan sangat cermat karena menyangkut investasi, menyangkut uang sehingga harus ada kepastian. Sekarang saja jumlah pasien di puskemas berkurang, karena orang mau berobat pada takut,” ucapnya.

Dalam posisi menunggu, pemerintah juga akan menyiapkan regulasi sehingga saat pandemi sudah berakhir dunia investasi bisa kembali bergerak. Bahkan masih ada negara-negara yang melakukan lockdown sehingga belum bisa melakukan transaksi perdagangan dunia.

“Aktivitas ekonomi menjadi terhambat, mereka punya hitung-hitungan sendiri. Mereka lebih memilih menyimpan uangnya di bank, karena berbunga,” pungkas Khairul. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Hariadi

Cegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M;

  • Memakai masker
  • Mencuci tangan
  • Menjaga jarak
  • Mengurangi mobilitas dan interaksi
  • Menghindari kerumunan