Nunukan

Cara Mendapatkan Bantuan PKH Bagi Lansia

Kadis Sosial Nunukan, Jabbar

NUNUKAN, Koran Kaltara – Anggota keluarga lanjut usia (lansia), umur 70 tahun ke atas dari keluarga kurang mampu, merupakan salah satu penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial RI. Melalui KPH, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan komponen kesejahteraan sosial berkewajiban memberikan makanan bergizi dan perawatan kesehatan terhadap anggota keluarga lansia di atas 70 tahun.

Tidak bisa dipungkiri, masih ada warga lansia di Kabupaten Nunukan belum menikmati program KPH. Sehingga, perlu didaftarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Misalnya masih ada warga lansia yang belum masuk dalam KPM, mungkin karena belum dilaporkan. Kalau belum masuk, harus didaftarkan, dilaporkan dan dimasukkan datanya di Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial RI,” ujar Jabbar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nunukan, Rabu (29/1/2020).

Dia menjelaskan, untuk data KPM, setiap tiga bulan akan di-upgrade. Umpamanya, data dimasukkan di bulan Januari, berarti update data di bulan Maret.

“Nanti datanya dilihat, jika memenuhi syarat, akan dimasukkan sebagai KPM,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat pertemuan dengan anggota DPRD Nunukan, ada pertanyaan mengenai masalah tersebut. Dijelaskan oleh tenaga pendamping PKH, agar datanya berupa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dimasukkan ke Dinas Sosial dengan surat pengantar dari Desa atau Kelurahan.

Jika ada beberapa warga lansia di satu desa atau kelurahan, digabung menjadi satu dan dibuatkan surat pengantar dari desa atau kelurahan. Bisa juga langsung ke Dinas Sosial untuk dimasukkan di data penerima PKH.

“Nanti di verifikasi datanya. Teman-teman pendamping PKH turun ke lapangan untuk di dicek. Apakah si A layak mendapatkan bantuan sesuai persyaratan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sabri

Editor: Didik

About the author

Avatar

Koran Kaltara

7 Comments

Click here to post a comment