Ekonomi Bisnis

BUMD Agrobisnis Bangun Pos Pembelian Udang

Wali Kota Tarakan, Khairul

TARAKAN, Koran Kaltara – Harga udang windu yang sempat stabil akhirnya kembali terpuruk. Pemerintah Kota Tarakan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agrobisnis akan membangun pos pembelian udang windu di kawasan perikanan Jalan Gaja Mada guna mengatasi hal itu. Sejumlah investor kabarnya melirik.

“Memang ada rencana kita akan membuat tempat (pos) pembelian udang sehingga bisa buka setiap saat. Saat ini sudah proses perizinan dan segala macam, nantinya pos ini akan dibuat permanen untuk lokasinya di perikanan,” terang Wali Kota Khairul, Senin (27/7/2020).

Dalam waktu dekat akan ada investor yang akan ikut meramaikan pasar udang windu Tarakan dengan harapan harga akan lebih bersaing karena tidak ada monopoli.

“Ada beberapa investor yang mau masuk. Semakin banyak kompetisi akan menghilangkan kartel. Dengan adanya investor yang akan masuk tentu akan menaikkan harga, sehingga akan menguntungkan petambak, tetapi tidak merugikan pengekspor. Sama-sama diuntungkan sesuai dengan mekanisme pasar,” ucapnya.

Nantinya BUMD agrobisnis akan memberikan permodalan kepada petambak, karena selama ini banyak pos pembelian udang yang memberikan modal dengan syarat hasil panennya dijual ke pemilik modal.

Akibatnya banyak petambak yang tersandera di depan dan tidak ada pilihan saat harganya jatuh dengan tetap menjualnya.

“Salah satu persoalan adalah mereka sudah tersandera di depan. Ini salah satu yang dipikirkan BUMD kita tentu kita pilah-pilah juga, mana yang akan kita kasih dan tidak. Jangan sampai dikasih modal tetapi tidak balik karena ini uang negara yang rumit pertanggungjawabannya,” ucapnya.

Dalam sepekan terakhir harga udang kembali turun padahal saat BUMD Agrobinis merilis harga yang akan dibeli, harga udang sempat stabil. Bahkan beberapa pos menaikkan harga dan komisi, namun kini kembali turun.

Harga yang ditawarkan BUMD Agrobisnis tidak mengambil keuntungan murni harga coldstroge. Semestinya, setiap bulan rilis harga, tetapi masih tergantung musim panen atau air pasang baru dirilis.

“Kita juga akan memaksimalkan kinerja BUMD dengan melantik empat dewan pengawas untuk mensinkronkan antara direktur dengan pemerintah sehingga dapat menjalankan visi misi untuk memaksimalkan peran BUMD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sofyan Ali Mustafa
Editor: Rifat Munisa

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah