Tarakan

BPOM: Hasil Pengujian Sampel, Tidak Ditemukan Bahan Berbahaya

Kepala BPOM di Tarakan, Musthofa Anwari

TARAKAN, Koran Kaltara – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Tarakan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tarakan telah mengambil puluhan sampel produk makanan di Pasar Tenguyun Boom Panjang pada Rabu (30/7/2020).

Kepala BPOM di Tarakan, Musthofa Anwari menjelaskan, berdasarkan hasil pengujian sampel yang diambil, hasilnya tidak ada bahan berbahaya pada produk tersebut.

“Sampel yang diambil kemudian dilakukan uji sampel bahan berbahaya seperti metanil yellow, rodamin, formalin dan boraks, alhamdulillah negatif,” terangnya, Kamis (30/7/2020).

Produk yang diambil total ada 45 sampel, seperti bumbu, soto, ayam, kerupuk, tahu, kunyit bumbu, lontong, bakso, sirup, hasilnya semuanya adalah negatif tidak ada bahan berbahaya. Artinya, makanan tersebut aman dikonsumsi masyarakat.

“Pasar tradisional seperti itu adalah pusat antara pembeli dan pedagang yang melakukan transaksi secara langsung kalau tidak diawasi sangat berbahaya karena langsung dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya.

Selain pengambilan sampel, sebelumnya BPOM memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada petugas pasar. Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Provinsi Kaltara karena sebagai provinsi termuda, sedangkan provinsi lain sudah sering dilakukan. (*)

Reporter: Ariyanto
Editor: Didik

 

Mari Bersama Cegah Penyebaran Covid-19:

  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan
  • Sering cuci tangan dengan sabun/ hand sanitizer
  • Gunakan masker apabila keluar rumah
  • Jaga jarak dan hindari kerumunan
  • Patuhi imbauan pemerintah