Nunukan

BP3TKI Nunukan Belum Pulangkan 12 Calon TKI

Sebanyak 12 C-TKI yang ditangkap Polair Polres Nunukan telah diserahkan ke BP3TKI Nunukan, Selasa (28/1/2020). (foto: Asrin/Koran Kaltara)
  • Proses Pendataan dan Pendalaman Belum Selesai

NUNUKAN, Koran Kaltara – Polair Polres Nunukan telah menangkap sebanyak 12 Tenaga Kerja Indonesia (C-TKI) dan sudah menyerahkan ke Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan.

Namun,  BP3TKI  Nunukan masih melakukan proses pendalaman dan pendataan terhadap 12 C-TKI tersebut. Sehingga, 12 C-TKI tersebut belum bisa dipulangkan.

Kepala BP3TKI Nunukan, Hotma Victor Sihombing mengatakan sebanyak 12 C-TKI ini, untuk sementara ditampung di BP3TKI Nunukan sampai menunggu proses pendataan selesai.

“Sebenarnya 12 C-TKI ini sudah diambil keterangannya oleh kepolisian. Setelah itu, mereka diserahkan ke BP3TKI. Tapi belum bisa kita pulangkan, karena menunggu proses pemeriksaan,” terangnya kepada Koran Kaltara, Rabu (29/1/2020).

Awalnya, kata dia, 12 C-TKI ini ditangkap Satpolair Polres Nunukan, pada Senin (27/1/2020) lalu. Mereka diduga ingin berangkat ke Malaysia, untuk bekerja dengan cara tidak prosedural.

“Mereka diduga dari Sulawesi, karena baru tiba di Nunukan naik Kapal KM Thalia. Mereka  kembali masuk Malaysia melalui Speedboat, tapi berhasil digagalkan,” pungkasnya.

Dia menegaskan motoris speedboat yang membawa 12 C-TKI sudah diamankan Polres Nunukan untuk menjalani proses hukum. Hanya saja, kepolisian masih melakukan pendalaman, siapa yang membawa mereka.

“Kan, yang ditahan masih motoris speedboatnya. Kalau orang yang membawa mereka dan menerima uang mereka, masih didalami polisi,” tuturnya.

Dari pemeriksaan 12 CTKI, kata dia, ternyata ada jaminan paspor masih berlaku hingga Februari 2020. Kemudian, ada yang memiliki kartu pekerja dan tidak memiliki dokumen sama sekali.  Bahkan, ada yang hanya memiliki surat cuti dari majikan.

“Seharusnya, mereka lebih aman jika melalui jalur resmi dan mengurus dokumen. Mereka ini rencananya ingin kembali ke Malaysia untuk bekerja,” pungkasnya.

Sebelum menerima 12 C-TKI,  pada Selasa (28/1/2020),  kata dia, pihaknya juga menerima sebanyak 9 C-TKI yang diduga ingin ke Malaysia secara ilegal. Mereka juga masih ditampung di BP3TKI Nunukan.

“Nah, yang 9 orang ini merupakan tangkapan Polair Polda Kaltara. Sama, pelakunya juga ada yang ditahan dan diproses hukum,” bebernya.

Viktor berterimakasih kepada jajaran TNI dan Polri, karena selama ini ikut membantu melakukan pencegahan keberangkatan C-TKI non prosedural.

“Tahun ini, rekan-rekan TNI dan Polri sudah banyak membantu. Berbeda pada tahun 2019 lalu, kita cukup minim jumlah pencegahannya. Tapi tahun ini, di Januari sudah beberapa kali pencegahan oleh TNI dan Polri. Bahkan, pelakunya sudah ditahan,” pungkas dia. (*)

Reporter : Asrin

Editor : Sobirin